JEPARA, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor Jepara, Polda Jawa Tengah, mulai menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Candi 2025 sebagai upaya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Sebanyak 431 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kabupaten Jepara.
Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara, Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Operasi Lilin Candi 2025, menyampaikan bahwa ratusan personel tersebut terdiri dari berbagai unsur lintas instansi.
“Total personel yang dilibatkan sebanyak 431 orang, terdiri dari 200 personel Polri dan 231 personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, serta relawan dari organisasi kemasyarakatan,” ujar Ipda Eko, Sabtu (20/12/2025).
Ia menjelaskan, pengamanan Nataru tahun ini menitikberatkan pada pendekatan kemanusiaan.
Petugas difokuskan untuk memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan lancar selama libur akhir tahun.
Selain pengamanan tempat ibadah, aparat juga melakukan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya kejahatan jalanan di lokasi-lokasi rawan.
“Pengamanan difokuskan di gereja, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta kawasan yang menjadi titik keramaian masyarakat,” jelasnya.
Polres Jepara juga mengantisipasi potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi menjelang akhir tahun.
Kesiapsiagaan personel dilakukan guna merespons cepat apabila terjadi situasi darurat.
Dalam mendukung pelaksanaan operasi, Polres Jepara telah mendirikan lima pos pengamanan dan pelayanan, yakni Pos Pelayanan Pelabuhan Kartini Jepara, Pos Terpadu Alun-Alun Jepara, Pospam Gereja GITJ Kelet, Pospam Mayong, serta sejumlah pos strong point yang ditempatkan di gereja dan objek wisata.
“Seluruh unsur terkait bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik, mulai dari pengamanan hingga bantuan kemanusiaan bagi masyarakat,” tambah Ipda Eko.
Di bidang lalu lintas, Polres Jepara turut mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan operasional kendaraan angkutan barang berat menjelang puncak arus Nataru.
Kebijakan ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Kami berharap dengan pengamanan terpadu ini, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.