JEPARA, Kabarjateng.id – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Pos SAR Jepara bersama unsur SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang warga Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat hanyut di Sungai Jlegong. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (30/01/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Informasi awal diperoleh dari Kepala Desa Jlegong, Tono, yang menyebut korban bernama Dul Rohman (65) pergi ke kebun sejak pagi untuk menanam singkong.
Namun hingga menjelang siang, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga mulai merasa khawatir.
Pencarian mandiri kemudian dilakukan oleh keluarga dibantu warga sekitar.
Dalam proses itu ditemukan cangkul milik korban di tepi sungai serta jejak tanah longsor kecil yang diduga menjadi tanda korban terpeleset dan jatuh ke aliran sungai.
Laporan kejadian selanjutnya diteruskan perangkat desa kepada Basarnas Pos SAR Jepara guna meminta bantuan operasi pencarian.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan pihaknya menerima laporan pada pukul 14.30 WIB.
Setelah itu satu tim rescue segera diberangkatkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan pencarian dan pertolongan di air secara lengkap.
Sesampainya di lokasi, tim SAR gabungan lebih dulu melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan masyarakat sebelum memulai penyisiran di sepanjang aliran Sungai Jlegong.
Pencarian dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah peralatan pendukung, antara lain perangkat selam, Aqua Eye, serta alat komunikasi lapangan.
Upaya pencarian berlangsung hingga malam hari dengan metode penyisiran permukaan dan penyelaman di titik awal korban diduga terjatuh.
Sekitar pukul 20.17 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan di dasar sungai pada kedalaman kurang lebih tujuh meter dalam kondisi meninggal dunia.
Usai proses evakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian sehingga korban dapat ditemukan dalam waktu relatif singkat. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.