DEMAK, Kabarjateng.id — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak terus mengintensifkan upaya peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026.
Kali ini, kegiatan dilaksanakan dengan menyasar perusahaan transportasi, yakni di Garasi Mobil PT Nurcahya Jaya Mandiri (NJM) Demak serta Garasi Mobil PT Roda Jaya Persada (RJP) Demak, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Kaurbinops) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan langsung kepada para pengemudi dan pengelola armada menjadi langkah strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya di sektor transportasi angkutan.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Satlantas memberikan edukasi mengenai tujuan dan sasaran Operasi Keselamatan Candi 2026.
Para pengemudi diimbau agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan maupun surat izin mengemudi tetap berlaku.
Selain penyampaian materi secara langsung, petugas juga membagikan pamflet serta menempelkan stiker bertema keselamatan pada sejumlah armada.
Langkah ini dilakukan sebagai pengingat visual agar para pengemudi senantiasa mengutamakan keselamatan saat bertugas di jalan raya.
Tak hanya itu, Satlantas Polres Demak turut melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan operasional perusahaan.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan teknis seperti lampu, rem, ban, hingga peralatan keselamatan lainnya.
Apabila ditemukan kekurangan, pihak perusahaan dan pengemudi diminta segera melakukan perbaikan agar kendaraan laik jalan dan tidak membahayakan pengguna jalan lain.
Iptu Djoko menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata penegakan hukum, melainkan bagian dari upaya preventif melalui edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Dengan terjalinnya kerja sama antara kepolisian, perusahaan, dan pengemudi, diharapkan tercipta sistem transportasi darat yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi ini mengedepankan langkah edukatif dan humanis guna menekan angka pelanggaran serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Melalui kegiatan sosialisasi yang menyasar langsung para pelaku transportasi, Satlantas Polres Demak berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat.
Para pengemudi diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Demak.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.