DEMAK, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor Demak menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) sebagai langkah awal mematangkan pengamanan kompetisi Liga 4 Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Demak, Selasa (27/1/2026), dan dihadiri berbagai unsur terkait.
Rakor Linsek diikuti oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak beserta jajaran lalu lintas, pejabat utama Polres Demak, perwakilan Kodim 0716/Demak, Satpol PP Kabupaten Demak, pihak rumah sakit rujukan Charlie Hospital, steward pengelola Stadion Sultan Fatah, serta Ketua BODEM Demak selaku perwakilan suporter.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra dalam arahannya menyampaikan bahwa sepak bola merupakan hiburan sekaligus olahraga rakyat yang memiliki daya tarik besar.
Namun di balik tingginya antusiasme penonton, terdapat potensi gangguan keamanan yang harus diantisipasi secara serius dan terukur.
“Pengamanan pertandingan sepak bola tidak boleh dilakukan secara biasa-biasa saja. Kita belajar dari berbagai evaluasi sebelumnya, sehingga seluruh personel harus bekerja berdasarkan standar operasional prosedur yang berlaku. Tidak ada ruang untuk tindakan di luar aturan,” tegas Kapolres.
Ia menekankan bahwa keselamatan penonton, pemain, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat menjadi prioritas utama.
Oleh karena itu, pengamanan akan difokuskan pada pengaturan zona stadion dengan penerapan sterilisasi ring 1, ring 2, dan ring 3 secara ketat.
Pemeriksaan barang bawaan penonton juga harus dilakukan menyeluruh guna mencegah masuknya benda berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, maupun flare.
Selain pengamanan di dalam stadion, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan menjadi perhatian penting.
Personel gabungan akan disiagakan untuk mengurai potensi kemacetan, mengatur arus kendaraan, serta menyiapkan titik parkir agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Pengamanan pertandingan dengan jumlah penonton besar memiliki tingkat risiko yang kompleks. Karena itu, kesiapan tidak hanya soal jumlah personel, tetapi juga perencanaan dan koordinasi lintas sektor,” ujar AKBP Arrizal.
Dalam pelaksanaan pengamanan Liga 4 Jawa Tengah, Polres Demak akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, didukung langkah represif secara terukur apabila diperlukan.
Kapolres juga mengingatkan panitia pelaksana untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana stadion dalam kondisi layak, termasuk pintu darurat, pencahayaan, serta kesiapan tim medis.
Menutup Rakor Linsek, Kapolres Demak kembali menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga keselamatan seluruh pihak.
“Tidak ada pertandingan yang lebih penting dari nyawa manusia. Hasil pertandingan bisa berubah, tetapi keselamatan adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar. Mari kita wujudkan stadion yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.