DEMAK, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor Demak melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Wicaksana Laghawa, Senin (19/1/2025).
Kegiatan rutin bulanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelimo Gandasaputra, dan diikuti oleh jajaran pejabat utama serta seluruh personel Polres Demak.
Dalam amanatnya, Kapolres Demak menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk menumbuhkan kembali semangat pengabdian dan loyalitas aparatur negara.
Ia menjelaskan, HKN memiliki nilai historis yang berakar dari semangat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945, yang menjadi tonggak kebangkitan kesadaran nasional dan persatuan bangsa.
AKBP Arrizal menekankan pentingnya menjadikan upacara ini sebagai momentum evaluasi diri bagi setiap personel Polri.
Menurutnya, penguatan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Melalui Hari Kesadaran Nasional, kita diingatkan kembali akan tanggung jawab sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh integritas dan profesionalisme,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Demak juga memberikan penghargaan kepada 11 personel berprestasi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dan kinerja menonjol.
Penghargaan diberikan atas kontribusi nyata dalam pelayanan publik maupun keberhasilan pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Demak.
Ia berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.
“Prestasi yang diraih hendaknya dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi contoh positif bagi rekan-rekan lainnya,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Arrizal menyoroti dinamika tantangan tugas Polri yang semakin kompleks di era digital.
Perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi, menurutnya, membuat masyarakat semakin kritis dan menuntut pelayanan kepolisian yang cepat, transparan, serta berorientasi pada pendekatan humanis.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kapolres Demak kembali menegaskan implementasi Commander Wish bertajuk “WALI” sebagai pedoman pelaksanaan tugas.
Program ini mencakup Waspada terhadap perkembangan situasi kamtibmas, Amanah dalam memberikan pelayanan dan menegakkan hukum, Lugas dalam bersikap serta berkomunikasi, dan Inovatif dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Selain itu, seluruh personel diingatkan agar meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayah Demak, termasuk ancaman banjir rob, konflik sosial, tindak kriminalitas, serta kerawanan lalu lintas di jalur Pantura.
Upaya deteksi dini dan respons cepat dinilai sangat penting guna menjaga kondusivitas wilayah.
“Commander Wish WALI harus dipahami dan dijalankan secara konsisten. Ini bukan hanya slogan, tetapi landasan sikap dan tindakan untuk mewujudkan Polres Demak yang presisi, profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.