DEMAK, Kabarjateng.id – Menghadapi puncak arus balik pada hari terakhir libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepolisian Resor (Polres) Demak meningkatkan kesiapsiagaan dengan menurunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Demak.
Pengamanan difokuskan pada objek wisata, obyek vital, serta jalur lalu lintas rawan kepadatan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang masih memanfaatkan waktu libur, sekaligus mengantisipasi meningkatnya mobilitas warga pada akhir masa liburan panjang.
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya menyampaikan, intensitas pengamanan ditingkatkan seiring lonjakan aktivitas masyarakat, baik di lokasi wisata maupun jalur utama arus balik.
Personel kepolisian disebar secara proporsional untuk menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas.
“Kami menyiagakan personel di berbagai titik strategis, terutama di kawasan wisata, obyek vital, serta jalur arus balik. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan aktivitas selama akhir libur Nataru dapat berjalan lancar,” ujar AKBP Ari Cahya, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, sejumlah destinasi wisata menjadi perhatian khusus karena diperkirakan masih dipadati pengunjung. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup guna mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan kenyamanan wisatawan.
“Destinasi wisata, baik kawasan religi, situs bersejarah, maupun wahana rekreasi air, masih menjadi tujuan favorit masyarakat. Karena itu, kami pastikan kehadiran petugas di lokasi-lokasi tersebut,” jelasnya.
Selain tempat wisata, Polres Demak juga memperketat pengamanan di obyek vital, seperti pusat perbelanjaan, perbankan, dan pasar tradisional.
Peningkatan aktivitas ekonomi pada akhir libur dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Kehadiran anggota di obyek vital bertujuan untuk mencegah tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas,” tambah Kapolres.
AKBP Ari Cahya juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada saat berada di lokasi wisata air.
Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap anak-anak tidak boleh lengah demi mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain di kolam renang atau wahana air. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Adapun lokasi wisata yang menjadi fokus pengamanan antara lain Kompleks Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, Makam Mbah Mudzakir, Pantai Istambul, serta sejumlah kolam renang dan waterboom yang tersebar di beberapa kecamatan.
Sementara itu, pengamanan arus balik difokuskan pada jalur-jalur utama dan titik rawan kemacetan, khususnya di Exit Tol Kadilangu, Exit Tol Sayung, serta kawasan Pantura Sayung yang kerap mengalami kepadatan dan genangan akibat banjir rob.
“Kami tempatkan personel di pintu keluar tol dan jalur nasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, sehingga arus lalu lintas tetap terkendali,” ungkap Kapolres.
Selain pengamanan tersebut, Polres Demak juga memastikan kegiatan ibadah hari Minggu berjalan aman dan kondusif dengan menempatkan personel di sejumlah rumah ibadah.
Menutup keterangannya, Kapolres Demak mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi fisik, dan memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan. Keselamatan diri dan keluarga adalah yang paling utama,” pungkasnya.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.