Menu

Mode Gelap
 

Headline · 22 Okt 2025 13:19 WIB

Warga Wringinputih Bergas Temukan Bayi Laki-laki Saat Hendak ke Masjid


					Warga Wringinputih Bergas Temukan Bayi Laki-laki Saat Hendak ke Masjid Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Niat seorang warga Dusun Krajan, Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, untuk menunaikan salat Subuh berubah menjadi momen penuh haru.

Sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (22/10/2025), Sofiyatun (61) menemukan seorang bayi laki-laki dalam keadaan hidup di tepi jalan setapak kawasan kebun desa setempat.

Kapolsek Bergas, AKP Harjono, S.H., menjelaskan bahwa penemuan berawal ketika Sofiyatun melihat sebuah tas yang tampak bergerak di pinggir jalan.

Awalnya, ia mengira benda tersebut adalah seekor kucing. Namun setelah kembali dari masjid dan mendengar suara tangisan bayi dari arah tas, ia mendekat dan membuka tas tersebut.

Betapa terkejutnya ia saat mendapati seorang bayi laki-laki dalam kondisi sehat terbungkus kain.

“Saksi kemudian memanggil saudaranya, Suryadi (54), yang tinggal di sekitar lokasi untuk membantu membawa bayi itu ke rumah dan segera melaporkannya ke Polsek Bergas sekitar pukul 05.45 WIB,” terang AKP Harjono di lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Bergas langsung menuju tempat penemuan untuk melakukan olah TKP.

Polisi juga memanggil bidan desa guna memeriksa kondisi bayi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Semarang, dan Dinas Sosial Kabupaten Semarang untuk tindak lanjut penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki panjang tubuh sekitar 47 sentimeter dan berat 2,5 kilogram.

Kondisi tali pusarnya sudah terpotong rapi dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

“Bayi dalam keadaan sehat dan kini berada di bawah pengawasan tenaga medis di Puskesmas Bergas,” tambah AKP Harjono.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., mengapresiasi sikap cepat dan peduli warga yang segera melapor kepada kepolisian.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang responsif terhadap situasi seperti ini. Saat ini fokus utama kami adalah memastikan kondisi bayi aman dan sehat, sambil melakukan penyelidikan terhadap pihak yang meninggalkannya,” ujarnya.

AKBP Ratna juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bayi tersebut mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak sesuai ketentuan hukum dan kemanusiaan. (di)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pekerja Informal Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran dari Pemprov Jateng

14 Maret 2026 - 13:36 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Ungaran pada Hari Kedua Ops Ketupat Candi 2026

14 Maret 2026 - 13:20 WIB

Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Batasi Kendaraan Sumbu Tiga di Sejumlah Titik Kota Semarang

14 Maret 2026 - 12:58 WIB

Bus Pariwisata Arah Guci Dihimbau Tidak Melintasi Jalur Clirit, dan Dialihkan ke Jalur Pemalang

14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Festival Tukar Takir SMAN 1 Paguyangan, Tradisi Ramadan yang Menguatkan Budaya dan Kebersamaan

14 Maret 2026 - 12:24 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan 1.000 Paket Sembako di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trending di KABAR JATENG