SEMARANG, Kabarjateng.id – Putra Raka Suranda dan Mindiana Febri Sukmaningtyas dinobatkan sebagai Duta Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang periode 2025–2026.
Keduanya berhasil menyisihkan dua finalis lain pada ajang tahunan yang berlangsung di Markas PMI Kota Semarang.
Putra merupakan anggota Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), sedangkan Mindiana mewakili KSR PMI Unit Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Kompetisi tersebut mengangkat tema “Humanity for Healthier Lifestyle” yang menekankan pentingnya gaya hidup sehat berbasis nilai kemanusiaan.
Seluruh peserta harus melalui berbagai tahapan seleksi hingga babak puncak yang digelar pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Para finalis diuji dalam pemahaman isu kemanusiaan, kemampuan komunikasi publik, serta gagasan mereka dalam mengembangkan peran PMI di masyarakat.
Duta Kemanusiaan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan, serta aksi sosial seperti donor darah dan kegiatan kebencanaan.
Mereka juga berperan sebagai jembatan antara PMI dan masyarakat, terutama generasi muda.
“Alhamdulillah, ini merupakan kehormatan dan amanah besar bagi saya. Terima kasih kepada Allah SWT, keluarga besar KSR PMI Unwahas, CSSMoRA Unwahas, serta kedua orang tua dan semua pihak yang mendukung perjalanan ini,” ujar Putra saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2025).
Ia menambahkan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, ‘Khoirunnas anfa‘uhum linnas’ — sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.
“Kemenangan ini bukan soal siapa yang paling menonjol, tetapi siapa yang paling siap memberi manfaat. Semoga ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dan menginspirasi lewat aksi nyata,” imbuhnya.
Putra berharap, kehadiran Duta Kemanusiaan dapat memperkuat kampanye serta memperluas jangkauan program-program PMI Kota Semarang agar lebih dikenal dan diikuti masyarakat.
Wakil Rektor III Unwahas, Dr. Ratih Pratiwi, M.Si., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih mahasiswanya.
Ia menilai prestasi tersebut mencerminkan semangat kemanusiaan yang terus tumbuh di kalangan mahasiswa.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unwahas tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki empati dan jiwa sosial yang kuat. Kami bangga dengan dedikasi Putra yang telah membawa nama baik kampus,” ujarnya.
Ratih juga menilai, tema “Humanity for Healthier Lifestyle” sangat sejalan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang diajarkan di lingkungan Unwahas dan Nahdlatul Ulama.
“Nilai kemanusiaan, keseimbangan, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial menjadi bagian dari karakter Aswaja yang kami tanamkan kepada mahasiswa,” tambahnya.
Ia berharap semangat kemanusiaan ini terus menular dan menginspirasi mahasiswa lain untuk berbuat baik dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Teruslah menebar kebaikan dan menjunjung nilai kemanusiaan dengan karya tulus. Kalian adalah Aswaja Muda yang membanggakan,” pungkasnya.
Berikut daftar penerima gelar Duta Kemanusiaan PMI Kota Semarang 2025–2026:
- Mindiana Febri Sukmaningtyas (Unnes)
- Putra Raka Suranda (Unwahas)
- Falisha Ryandani (SMA Negeri 9)
- Giga Akhsan Maeda (SMK Negeri 11)
- Erinne Latania Christy (SMP Negeri 27)
- Muhammad Raihan Widyatna (SMP Negeri 15)
- Adriana Raline (SD Negeri Sumurboto)
- Afnan Bintang Almayr (SD Negeri Genuksari 01).







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.