JEPARA, Kabarjateng.id – Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas pesta minuman keras (miras) yang dilakukan sekelompok pemuda di kawasan Pantai Kartini, Sabtu (11/10/2025) malam.
Penindakan ini merupakan bagian dari kegiatan patroli rutin dalam rangka Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menjelaskan, keberhasilan pembubaran pesta miras ini berawal dari laporan masyarakat yang masuk melalui WhatsApp Siraju (08112894040) dan panggilan Call Center 110 Polri.
Informasi tersebut segera direspons oleh petugas yang kemudian mendatangi lokasi kejadian.
“Setibanya di lokasi, tim mendapati sekelompok pemuda tengah berpesta miras. Mereka langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan,” ujar AKP Dwi.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah botol minuman keras sebagai barang bukti. Berdasarkan keterangan para pemuda, miras tersebut mereka beli untuk dikonsumsi bersama di area pantai sebagai bentuk hiburan.
Petugas kemudian memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para pemuda tersebut mengenai bahaya serta dampak negatif mengonsumsi minuman keras, terutama di tempat umum.
Menurut AKP Dwi, tidak jarang tindakan kriminal maupun gangguan kamtibmas bermula dari kebiasaan mengonsumsi miras.
“Pembinaan ini penting agar mereka jera dan tidak mengulangi perbuatannya. Miras sering menjadi pemicu perkelahian, aksi kejahatan, dan pelanggaran hukum lainnya,” tegasnya.
Selain membubarkan pesta miras, Tim Patroli Siraju malam itu juga melanjutkan patroli ke sejumlah titik rawan, termasuk sekitar SPBU Kalitekuk Tahunan dan jalur Rengging–Pecangaan.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk mencegah aksi balap liar yang kerap meresahkan pengguna jalan dan warga sekitar.
AKP Dwi turut mengimbau para orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya ketika mereka berada di luar rumah pada malam hari.
“Kami minta peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. Ini penting untuk mencegah kenakalan remaja, aksi tawuran, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun balap liar,” pungkasnya. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.