Menu

Mode Gelap
 

Headline · 24 Sep 2025 11:57 WIB

Sekda Jateng Tekankan Pentingnya Kualitas Makanan Bergizi Gratis di SPPG


					Sekda Jateng Tekankan Pentingnya Kualitas Makanan Bergizi Gratis di SPPG Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Kasus keracunan makanan yang sempat muncul dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di beberapa daerah menimbulkan rasa khawatir di kalangan orang tua.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta seluruh pengelola SPPG menjaga kualitas makanan bergizi gratis (MBG) yang disajikan untuk para penerima manfaat, khususnya siswa.

“Harapan kami, SPPG di Jawa Tengah bisa terus menjaga mutu makanan. Evaluasi berkala perlu dilakukan, misalnya memperhatikan waktu penyajian agar tidak terlalu lama setelah dimasak. Jika perlu, penambahan tenaga juga bisa dilakukan supaya orang tua merasa yakin bahwa makanan yang diberikan benar-benar aman dan berkualitas,” ujar Sumarno usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jawa Tengah, Selasa (23/09/2025).

Ia menjelaskan, program MBG merupakan kebijakan nasional yang dijalankan oleh pemerintah daerah.

Selain meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga diharapkan memberi pengaruh positif bagi perekonomian lokal, terutama melalui keterlibatan berbagai pihak dalam penyediaan bahan pangan.

Sejalan dengan itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kelancaran program MBG agar benar-benar memberikan manfaat sesuai target.

“Pemprov Jateng mendorong percepatan pembangunan SPPG di berbagai wilayah. Semakin luas jangkauannya, semakin besar pula dampak ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi Pembangunan SPPG se-Jawa Tengah yang digelar di Gradika Bhakti Praja pada 26 Agustus lalu, saat ini tercatat sudah ada 877 unit SPPG beroperasi dari target 3.228 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 dikelola TNI, lima oleh pondok pesantren, 848 oleh mitra, dan dua oleh Polri.

Dengan capaian tersebut, akselerasi penerima manfaat MBG di Jawa Tengah telah mencapai 2,7 juta orang dari target 9,6 juta. Penerima manfaat itu terdiri atas 2,48 juta siswa, 32.466 ibu hamil, 35.965 ibu menyusui, serta 52.217 balita. (sr)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Salah Ikuti Google Maps, Ford Fiesta Nyungsep dan Tabrak Rumah Warga di Ungaran Timur 

11 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Tegal Cek Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 20:41 WIB

Polres Tegal Laksanakan Ramp Check Bus Pariwisata di Pool Dedy Jaya

11 Maret 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Polri