Menu

Mode Gelap
 

Headline · 25 Jul 2025 17:40 WIB

Satlantas Polres Demak Ajak Tertib Lalu Lintas Lewat Program “Polantas Menyapa” dan Pembagian Nasi Kotak


					Satlantas Polres Demak Ajak Tertib Lalu Lintas Lewat Program “Polantas Menyapa” dan Pembagian Nasi Kotak Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Dalam rangka Operasi Patuh Candi 2025 yang digelar sejak 14 hingga 27 Juli, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” di kawasan Terminal Bintoro, Jumat siang (25/7/2025).

Melalui program ini, petugas berbagi nasi kotak sambil menyampaikan edukasi seputar pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Demak, IPTU Rahmat Suko Prihandono, kegiatan ini menyasar para tukang ojek dan pengguna jalan yang beraktivitas di sekitar terminal.

Ia menjelaskan bahwa “Polantas Menyapa” bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk komunikasi aktif antara Polisi Lalu Lintas dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas, demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” jelas IPTU Suko.

Selain membagikan makanan, petugas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

Para pengemudi ojek diberi imbauan untuk senantiasa mematuhi rambu, mengenakan helm, dan menghindari pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Menurut IPTU Suko, kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Demak.

“Kami ingin mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kedisiplinan pengendara sangat menentukan, baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Lebih dari sekadar sosialisasi, program ini juga dimaksudkan untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif, diharapkan masyarakat akan semakin terbuka terhadap pesan-pesan keselamatan lalu lintas.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran tertib berlalu lintas bisa tumbuh dari lingkungan terdekat. Apalagi tukang ojek adalah salah satu kelompok yang setiap harinya berada di jalan. Mereka bisa menjadi contoh sekaligus agen perubahan dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang baik,” tutup IPTU Suko. (lim)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pemudik Apresiasi Bantuan Polisi Saat Alami Ban Pecah di Tol

14 Maret 2026 - 21:42 WIB

Polres Klaten Ungkap Kasus Pemerkosaan Perempuan Disabilitas

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Kadin Brebes Bagikan Ribuan Paket Bantuan dan Santuni Anak Yatim di Bumiayu

14 Maret 2026 - 20:15 WIB

Jalur Semarang – Godong Kembali Normal Jelang Lebaran, Warga Tinanding Bernapas Lega

14 Maret 2026 - 20:03 WIB

Kasat Lantas Polres Semarang Sigap Bantu Pemudik, Mobil Mogok di Tol KM 454A Berhasil Dievakuasi

14 Maret 2026 - 19:46 WIB

Ombudsman Jateng Awasi Posko Pengaduan THR, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

14 Maret 2026 - 19:33 WIB

Trending di KABAR JATENG