Menu

Mode Gelap
 

Headline · 8 Agu 2025 06:19 WIB

Program “Rabu Pon” Diterima Positif Warga Banjarnegara, Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Longsor


					Program “Rabu Pon” Diterima Positif Warga Banjarnegara, Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Longsor Perbesar

BANJARNEGARA, Kabarjateng.id – Warga Desa Salamerta, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, menyambut antusias program “Rabu Pon” atau Ibu/Perempuan Menanam Pohon, yang digagas Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah.

Program ini dinilai mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan keluarga.

Rosidah (33), salah satu peserta pelatihan Rabu Pon yang digelar di Aula Balai Desa Salamerta, Kamis (7/8/2025), menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

Menurutnya, penanaman pohon yang dilakukan para ibu dapat mengurangi risiko bencana tanah longsor yang kerap mengancam wilayahnya.

“Program ini sangat membantu kami dalam mencegah longsor. Dampaknya terasa langsung bagi lingkungan sekitar,” ungkap Rosidah saat ditemui usai kegiatan.

Hal senada disampaikan Ratiyem (40), peserta lainnya. Ia menilai program Rabu Pon tidak hanya bermanfaat dari sisi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi keluarga.

Sebagai orang tua tunggal, bantuan yang diterima seperti bibit tanaman, ayam ternak, pakan, dan kandang sangat membantunya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

“Selain bisa meningkatkan ketahanan pangan, hasil ternak ayam juga bisa menambah pemasukan dari penjualan telur. Bantuan ini sangat berarti,” ujarnya.

Kabupaten Banjarnegara sendiri termasuk wilayah dengan risiko bencana tanah longsor yang tinggi di Jawa Tengah.

Karena itu, program Rabu Pon disambut positif oleh masyarakat dan jajaran TP PKK setempat. Pelatihan yang digelar pada 7–8 Agustus 2025 ini menjadi salah satu bentuk keseriusan daerah dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua TP PKK Provinsi Jateng, Nawal Arafah Yasin, melalui Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Indah Sumarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mengurangi risiko bencana melalui pelestarian lingkungan.

“Bibit tanaman yang ditanam diharapkan dapat berfungsi sebagai penguat tanah di wilayah rawan longsor. Selain itu, bantuan ayam dan kandangnya diharapkan bisa dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” terang Indah.

Ia juga berharap para peserta pelatihan dapat mengelola bantuan yang diberikan dengan baik, agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik dari sisi ketahanan pangan maupun pemberdayaan ekonomi keluarga.

Sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, TP PKK Jateng juga menyalurkan berbagai bantuan lainnya di Desa Salamerta, seperti rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), paket sembako, bibit tanaman, ternak ayam, hingga sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu. (ajp)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pekerja Informal Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran dari Pemprov Jateng

14 Maret 2026 - 13:36 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Ungaran pada Hari Kedua Ops Ketupat Candi 2026

14 Maret 2026 - 13:20 WIB

Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Batasi Kendaraan Sumbu Tiga di Sejumlah Titik Kota Semarang

14 Maret 2026 - 12:58 WIB

Bus Pariwisata Arah Guci Dihimbau Tidak Melintasi Jalur Clirit, dan Dialihkan ke Jalur Pemalang

14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Festival Tukar Takir SMAN 1 Paguyangan, Tradisi Ramadan yang Menguatkan Budaya dan Kebersamaan

14 Maret 2026 - 12:24 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan 1.000 Paket Sembako di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trending di KABAR JATENG