Menu

Mode Gelap
 

Headline · 28 Agu 2025 14:53 WIB

Polwan Polres Jepara Peringati HUT ke-77 dengan Ziarah ke TMP Giri Dharma


					Polwan Polres Jepara Peringati HUT ke-77 dengan Ziarah ke TMP Giri Dharma Perbesar

JEPARA, Kabarjateng.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-77, jajaran Polwan Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Jepara, Kamis (28/8/2025).

Upacara ziarah dipimpin oleh Senior Polwan Polres Jepara, AKP Sri Retno Biyanti, dan diikuti seluruh anggota Polwan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polwan yang setiap tahun digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

Acara dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan doa bersama, peletakan karangan bunga di tugu makam, serta prosesi tabur bunga di pusara para pejuang.

Suasana berlangsung khidmat, di mana para Polwan menundukkan kepala sejenak mengenang jasa mereka yang telah gugur demi kemerdekaan dan persatuan Indonesia.

AKP Retno menegaskan, ziarah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan juga momentum untuk memperkuat semangat pengabdian.

“Ini adalah bentuk rasa hormat kami kepada para pahlawan yang telah berjuang. Semangat juang mereka menjadi teladan bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai Polwan, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujarnya.

HUT Polwan ke-77 tahun ini mengusung tema yang menekankan profesionalisme, dedikasi, serta komitmen Polwan dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan terus menjadi sumber inspirasi bagi Polwan Polres Jepara dalam bekerja dengan integritas dan keberanian.

Peringatan HUT Polwan bukan hanya ajang seremonial, tetapi juga pengingat atas peran penting polisi wanita dalam menjaga keamanan sekaligus menghadirkan wajah Polri yang humanis di tengah masyarakat.

Dengan semangat para pejuang, Polwan berkomitmen untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi bangsa dan negara.

Sejarah lahirnya Polwan sendiri bermula pada tahun 1948, beberapa tahun setelah Indonesia merdeka.

Saat itu, polisi menghadapi kendala ketika harus memeriksa perempuan yang menjadi korban, saksi, maupun tersangka tindak kejahatan. Karena keterbatasan, polisi kerap meminta bantuan istri polisi dan pegawai sipil wanita.

Melihat kondisi itu, sejumlah organisasi wanita di Bukittinggi mengusulkan agar perempuan dapat mengikuti pendidikan kepolisian.

Usulan tersebut diterima, dan pada 1 September 1948, enam wanita pertama resmi mengikuti pendidikan inspektur polisi di SPN Bukittinggi bersama 44 siswa laki-laki.

Keenam pionir tersebut adalah Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Loekman, Dahniar Sukotjo, Djasmainar, dan Rosnalia Taher.

Sejak saat itu, tanggal 1 September diperingati sebagai hari lahir Polisi Wanita Indonesia, yang kini telah berusia 77 tahun. (her)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pekerja Informal Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran dari Pemprov Jateng

14 Maret 2026 - 13:36 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Ungaran pada Hari Kedua Ops Ketupat Candi 2026

14 Maret 2026 - 13:20 WIB

Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Batasi Kendaraan Sumbu Tiga di Sejumlah Titik Kota Semarang

14 Maret 2026 - 12:58 WIB

Bus Pariwisata Arah Guci Dihimbau Tidak Melintasi Jalur Clirit, dan Dialihkan ke Jalur Pemalang

14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Festival Tukar Takir SMAN 1 Paguyangan, Tradisi Ramadan yang Menguatkan Budaya dan Kebersamaan

14 Maret 2026 - 12:24 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan 1.000 Paket Sembako di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trending di KABAR JATENG