SEMARANG, Kabarjateng.id – Puluhan porter yang setiap hari membantu penumpang kereta api di Stasiun Semarang Tawang menerima bantuan paket sembako dalam program sosial bertajuk “Bag of Happiness: Berbagi Bingkisan Sembako”, Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang digelar oleh PLN UP3 Semarang bersama Human Initiative ini menjadi bentuk kepedulian kepada pekerja sektor informal di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Program tersebut menyalurkan 78 paket sembako kepada porter yang bertugas di dua stasiun utama di Kota Semarang. Rinciannya, 60 porter dari Stasiun Semarang Tawang dan 18 porter dari Stasiun Semarang Poncol.
Para porter diketahui memiliki peran penting dalam aktivitas transportasi kereta api. Mereka setiap hari berada di area kedatangan maupun keberangkatan untuk membantu penumpang membawa barang bawaan. Meski demikian, para porter merupakan pekerja informal yang tidak menerima gaji tetap dari perusahaan, sehingga penghasilan mereka bergantung pada imbalan atau tip dari pengguna jasa.
Momentum Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan kepedulian kepada kelompok pekerja tersebut, terutama karena mereka tidak memperoleh tunjangan hari raya (THR) seperti pekerja formal.
Manager PLN UP3 Semarang, Ricki Yakop, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi dukungan bagi para porter yang setiap hari bekerja keras membantu mobilitas penumpang,” ujar Ricki dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari kepedulian para pegawai PLN yang dihimpun melalui YBM PLN UP3 Semarang. Dukungan tersebut melibatkan berbagai unsur internal perusahaan, mulai dari karyawan PLN, komunitas Srikandi PLN, hingga Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN.
Ricki berharap program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat yang membutuhkan, terutama pekerja sektor informal.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Stasiun Semarang Tawang, Parikesit, yang menilai para porter merupakan bagian penting dari sistem pelayanan di stasiun.
Menurutnya, keberadaan porter sangat membantu penumpang, khususnya mereka yang membawa barang dalam jumlah banyak atau berat.
“Para porter ini merupakan bagian dari ekosistem pelayanan di stasiun. Mereka membantu penumpang agar perjalanan menjadi lebih nyaman. Kami mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan karena memberikan perhatian kepada mereka yang selama ini berkontribusi dalam pelayanan transportasi,” kata Parikesit.
Sementara itu, Deputi Regional Human Initiative wilayah Jatijaya, Deny Ferdyansyah, menyampaikan bahwa kerja sama antara lembaga kemanusiaan dan perusahaan memiliki peran strategis dalam memperluas dampak program sosial kepada masyarakat.
Ia menegaskan, program “Bag of Happiness” tidak hanya berfokus pada bantuan material, tetapi juga bertujuan menghadirkan rasa kebahagiaan dan penghargaan bagi para porter.
“Program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan serta rasa dihargai bagi para porter yang selama ini menjadi bagian penting dari aktivitas transportasi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, PLN UP3 Semarang dan Human Initiative berharap semangat berbagi selama Ramadan dapat terus berkembang serta mendorong kolaborasi yang lebih luas antara berbagai pihak.
Upaya ini juga diharapkan mampu meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan pekerja informal yang selama ini berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari.(whs)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.