Menu

Mode Gelap
 

Headline · 1 Jun 2024 21:43 WIB

Pemkot Semarang Terapkan Hasil Penelitian BRIN untuk Deteksi Banjir dan Longsor


					Pemkot Semarang Terapkan Hasil Penelitian BRIN untuk Deteksi Banjir dan Longsor Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berupaya melakukan antisipasi dini terhadap banjir dan longsor dengan mengimplementasikan hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Salah satu inovasi yang diterapkan adalah ModAthus (Modifikasi Alat Takar Hujan Sementara).

Setelah Upacara Hari Lahir Pancasila di Halaman Balai Kota Semarang pada Sabtu (1/6/2024), Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyerahkan ModAthus kepada empat sekolah dasar (SD). Wali Kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut menyatakan bahwa setelah meresmikan Co-Working Space BRIN pada 20 Mei lalu, kini saatnya untuk mengimplementasikan hasil riset BRIN.

“Tak hanya peresmian, tapi yang penting adalah keberlanjutan. Seperti implementasi uji emisi dengan menggandeng Ojol,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Hevearita, Sabtu (1/6/2024).

Mbak Ita menjelaskan bahwa selain ModAthus, terdapat juga alat pendeteksi banjir, longsor, dan curah hujan. ModAthus diharapkan dapat membantu Kota Semarang dalam menganalisis dan mendeteksi bencana, khususnya banjir dan longsor.

Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN, Anang Setiawan Ahmadi, mengatakan bahwa BRIN mendukung kebijakan Pemerintah Kota Semarang yang mengusung konsep smart city. “Ini adalah tindak lanjut dari kolaborasi. Hari ini kami meluncurkan hasil kerja sama riset dan inovasi untuk mendukung kebijakan Pemkot Semarang, salah satunya dalam bidang lingkungan yang berbasis industri 5.0,” kata Anang.

Dia berharap Kota Semarang bisa menjadi pionir dalam implementasi hasil riset BRIN. “Mudah-mudahan dengan riset ini, Semarang bisa terbebas dari dampak korban bencana,” ujarnya.

Koordinator Tim Peneliti DAS Kota Semarang BRIN, Hunggul Yudono, menyatakan bahwa BRIN berupaya melibatkan semua pihak, termasuk mahasiswa dan pemerintah kota, melalui riset aksi partisipatif. “Kami menganalisis banjir berdasarkan data hujan yang akurat, dengan mengembangkan instrumen deteksi banjir yang ditempatkan di sekolah dasar (SD),” terangnya.

Penempatan alat di SD bertujuan selain untuk menghasilkan data, juga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai bencana. “Anak-anak jadi tahu, kalau hujan besar dampaknya banjir, dan daerah berpotensi longsor sehingga harus waspada,” tambahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi yang cepat, BRIN membuat alat berbasis IT yang dapat memberikan peringatan dini terhadap banjir maupun longsor. “Untuk analisis longsor, BRIN mendeteksi dari tingkat kejenuhan tanah akibat curah hujan,” jelasnya.

BRIN berencana menerapkan ModAthus di 20 titik sekolah dasar di Kota Semarang. “Semakin banyak alat ini diterapkan, semakin bagus. Hari ini baru 4, selanjutnya akan menyusul secara bertahap,” katanya.

Persoalan banjir dan longsor masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Semarang. Melalui riset BRIN, berbagai alat canggih seperti pendeteksi longsor, banjir, dan pencemaran udara akan diterapkan di ibu kota Jawa Tengah ini. (day)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Hadapi Arus Mudik 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan dan Posko Layanan di Jawa Bali

15 Maret 2026 - 15:12 WIB

Telkomsel mudik 2026, jaringan Telkomsel Lebaran, Telkomsel RAFI 2026, posko Telkomsel mudik, jaringan Telkomsel Jawa Bali, Telkomsel siaga Lebaran, BTS mobile Telkomsel, layanan Telkomsel Ramadan

Pegadaian Kanwil XI Semarang Santuni 20 Anak Yatim Lewat Safari Ramadhan 2026

13 Maret 2026 - 15:45 WIB

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang salurkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bagian Safari Ramadhan 2026.

PLN UP3 Semarang Bagikan 78 Paket Sembako untuk Porter Stasiun Tawang dan Poncol di Ramadan 1447 H

12 Maret 2026 - 22:39 WIB

Sebanyak 78 porter di Stasiun Semarang Tawang dan Poncol menerima bingkisan sembako melalui program Bag of Happiness yang digelar PLN UP3 Semarang bersama Human Initiative.

Djournal Coffee Buka Gerai Perdana di Kota Lama Semarang, Ngopi Modern di Gedung Bersejarah

11 Maret 2026 - 16:42 WIB

Djournal Coffee membuka gerai perdana di Kota Lama Semarang dengan konsep kopi modern di gedung bersejarah, menghadirkan menu khas dan ruang komunitas baru.

Dari Anime ke Lagu Jawa, Musisi Semarang Populerkan Konsep “Jepang Jawa”

9 Maret 2026 - 22:27 WIB

Musisi Semarang Hendra Kumbara menghadirkan konsep “Jepang Jawa”, memadukan rock Jepang ala soundtrack anime dengan lirik bahasa Jawa yang kini viral di media sosial.

Ngabuburit Anti Biasa, 12 Jurnalis Jateng–DIY Jajal Latihan Menembak di Jatidiri Semarang Bareng Yamaha

9 Maret 2026 - 16:28 WIB

Sebanyak 12 jurnalis Jateng–DIY mengikuti pelatihan menembak di Lapangan Tembak Jatidiri Semarang dalam Yamaha Media Gathering sambil ngabuburit Ramadan.
Trending di Headline