Menu

Mode Gelap
 

Headline · 14 Jul 2024 20:37 WIB

Pemkot Semarang Targetkan Penyelesaian Pembangunan Jembatan Nogososro Akhir Oktober 2024


					Pemkot Semarang Targetkan Penyelesaian Pembangunan Jembatan Nogososro Akhir Oktober 2024 Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menargetkan pembangunan Jembatan Nogososro rampung pada akhir Oktober 2024.

Jembatan ini akan menghubungkan wilayah Tlogosari Kulon dan Muktiharjo Kidul di Kota Semarang.

Proyek pembangunan permanen Jembatan Nogososro ini menggunakan anggaran APBD senilai Rp 2,9 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kota Semarang, Bagus Irawan, menjelaskan bahwa saat ini proses pembongkaran dua jembatan lama telah selesai.

Proyek kini memasuki tahap pemancangan sheetpile dan pembangunan pondasi jembatan.

“Mulai tanggal 9 Juli, kami mulai membongkar jembatan. Kemudian, kami mendatangkan sheetpile dan memulai pembuatan pondasi jembatan,” ujar Bagus melalui sambungan telepon pada Sabtu (13/7).

Setelah pondasi selesai dibangun, tahap berikutnya adalah pembuatan struktur atas jembatan.

Bagus menyatakan bahwa pembangunan tahap awal ini berjalan sesuai target DPU Kota Semarang.

Ia juga menegaskan bahwa target penyelesaian dan operasionalisasi Jembatan Nogososro adalah akhir Oktober 2024.

“Kedua jembatan kita bongkar dan tinggikan, bahkan lebih tinggi dari jembatan sementara,” tambahnya.

Di sisi jembatan, akan dilengkapi dengan trash rack atau penyaring sampah untuk menyaring sampah yang terbawa arus sungai sehingga dapat terpusat dan dikendalikan.

“Trash rack ini berfungsi untuk menyaring sampah agar tidak membebani wilayah di Muktiharjo Kidul. Dengan filter tersebut, sampah bisa tersaring dan kemudian diambil oleh petugas,” jelas Bagus.

Selain menyiapkan trash rack, Pemkot Semarang juga akan melakukan pengerukan sedimentasi secara rutin di area sungai tersebut.

“Jika jembatan sudah jadi, harus ada pemeliharaan rutin untuk mengambil sampah yang menyangkut di trash rack,” imbuhnya.

Bagus juga menyebut bahwa selama proses pembongkaran jembatan, tidak ada kendala berarti. Namun, beberapa pertokoan di sekitar area tersebut mengeluh karena akses jalan harus ditutup.

“Beberapa toko meminta akses jalan dibuka untuk motor, dan kami akan mencari solusi,” ujarnya.

Bagi pengendara yang biasanya melewati Jembatan Nogososro, dapat memutar melewati area perkampungan warga.

“Sudah ada rambu-rambunya dan jalur alternatif yang disiapkan. Meskipun agak memutar, ini demi kepentingan bersama. Kami mohon pengertiannya,” kata Bagus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, mengatakan bahwa pembongkaran jembatan sisi kanan dan kiri ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan.

Sosialisasi kepada warga sekitar juga telah dilakukan oleh DPU Kota Semarang.

Warto mengimbau masyarakat untuk menghindari jalur tersebut selama pembangunan agar tidak terjebak kemacetan.

DPU menargetkan penyelesaian pembangunan jembatan permanen dalam waktu tiga bulan. (day)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Hadapi Arus Mudik 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan dan Posko Layanan di Jawa Bali

15 Maret 2026 - 15:12 WIB

Telkomsel mudik 2026, jaringan Telkomsel Lebaran, Telkomsel RAFI 2026, posko Telkomsel mudik, jaringan Telkomsel Jawa Bali, Telkomsel siaga Lebaran, BTS mobile Telkomsel, layanan Telkomsel Ramadan

Polda Jateng Ingatkan Pemudik Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol

15 Maret 2026 - 09:24 WIB

Trending di KABAR JATENG