PURBALINGGA, Kabarjateng.id – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. menutup secara resmi latihan lapangan Korem 071/Wijayakusuma “Dharma Giri 25” Tahun Anggaran 2025.
Penutupan kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Garuda Candra Kusuma, Komplek Yonif 406/Candra Kusuma, Jumat (31/10/2025).
Latihan ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan pembinaan kemampuan satuan yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah tugas Korem 071/Wijayakusuma.
Melalui latihan ini, seluruh unsur dilatih agar mampu bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta atas semangat, kedisiplinan, serta kerja keras yang ditunjukkan selama pelaksanaan latihan.
Ia menilai bahwa keseriusan seluruh unsur telah menjadikan kegiatan ini berjalan lancar, serta membuktikan kesiapan baik dari sisi personel maupun materiil dalam menghadapi operasi penanggulangan bencana.
Kegiatan latihan dibagi ke dalam tiga tahapan, yakni Pra-Bencana, Tanggap Darurat, dan Pasca-Bencana.
Pada setiap tahapan, para peserta diberikan pengalaman langsung terkait tata cara evakuasi, koordinasi lintas instansi, hingga penanganan korban di lapangan.
Melalui simulasi ini, diharapkan muncul pola kerja terpadu antara TNI, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya dalam menanggulangi bencana secara efektif dan efisien.
Mayjen Achiruddin menegaskan pentingnya menjadikan seluruh hasil evaluasi dan temuan selama latihan sebagai bahan pembelajaran dan penyempurnaan ke depan.
Ia berharap, satuan jajaran Korem 071/Wijayakusuma dapat terus meningkatkan kemampuan operasional dan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap kemungkinan penugasan, terutama dalam operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Menutup kegiatan, Pangdam berpesan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama latihan dalam tugas sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sinergi antarinstansi, merawat peralatan agar selalu siap pakai, serta terus berlatih demi meningkatkan profesionalisme prajurit di masa mendatang. (ajp)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.