Menu

Mode Gelap
 

Headline · 4 Jun 2024 06:42 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menhan RI Tinjau Pengairan Pertanian di Gunungkidul


					Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menhan RI Tinjau Pengairan Pertanian di Gunungkidul Perbesar

GUNUNGKIDUL, Kabarjateng.id – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja untuk meninjau lokasi pengairan lahan pertanian dari sumber air Goa Buntet di Dusun Ketangi, Kelurahan Banyusoco, Kecamatan Playen, pada Senin (3/6/2024).

Kunjungan ini menandakan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan sistem irigasi modern untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Sistem irigasi canggih ini memanfaatkan energi terbarukan seperti panel surya untuk mengoperasikan pompa air, menunjukkan inovasi dalam teknologi pertanian.

Sistem irigasi ini memberikan manfaat nyata bagi petani di Dusun Ketangi, Kepek I, Kepek II, dan Desa Karang Duwet. Dengan akses air yang memadai sepanjang tahun, para petani dapat menanam padi dan tanaman lainnya secara berkelanjutan, sehingga meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka.

Program pengairan ini memberikan manfaat bagi 511 petani di Desa Banyusoco dengan luas lahan 307,9 hektar, meliputi Dusun Ketangi seluas 99 hektar, Dusun Kepek I seluas 103,9 hektar, dan Dusun Kepek II seluas 105 hektar. Di Desa Karang Duwet, penerima manfaat berjumlah 2.303 petani dengan luas lahan 701,1 hektar.

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Andy Soelistyo K.P., S.Sos., M.Tr.(Han), menyatakan bahwa kehadiran Pangdam IV/Diponegoro mendampingi Menhan RI adalah wujud sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam memastikan program-program strategis berjalan lancar di lapangan.

“Pangdam IV/Diponegoro sangat mendukung upaya Menhan RI dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan infrastruktur irigasi yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sistem irigasi ini bukan hanya tentang mengairi sawah, tetapi juga tentang menjaga kelestarian lingkungan. Dengan memanfaatkan air bawah tanah, sistem ini membantu mengurangi penggunaan air tanah yang berlebihan, sehingga menjaga keseimbangan alam.

“Dengan adanya sistem irigasi yang baik dan dukungan dari pemerintah, para petani di Kabupaten Gunungkidul diharapkan dapat hidup sejahtera dan mandiri. Sistem ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dan inovasi dapat membantu meningkatkan kehidupan masyarakat dan menjaga kelestarian alam,” pungkas Kapendam.

Sumber: Pendam IV Diponegoro 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Hadapi Arus Mudik 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan dan Posko Layanan di Jawa Bali

15 Maret 2026 - 15:12 WIB

Telkomsel mudik 2026, jaringan Telkomsel Lebaran, Telkomsel RAFI 2026, posko Telkomsel mudik, jaringan Telkomsel Jawa Bali, Telkomsel siaga Lebaran, BTS mobile Telkomsel, layanan Telkomsel Ramadan

Pegadaian Kanwil XI Semarang Santuni 20 Anak Yatim Lewat Safari Ramadhan 2026

13 Maret 2026 - 15:45 WIB

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang salurkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bagian Safari Ramadhan 2026.

PLN UP3 Semarang Bagikan 78 Paket Sembako untuk Porter Stasiun Tawang dan Poncol di Ramadan 1447 H

12 Maret 2026 - 22:39 WIB

Sebanyak 78 porter di Stasiun Semarang Tawang dan Poncol menerima bingkisan sembako melalui program Bag of Happiness yang digelar PLN UP3 Semarang bersama Human Initiative.

Mendag Budi dan Gubernur Luthfi Tinjau Pasar Kudus, Pastikan Harga Stabil Jelang Lebaran

12 Maret 2026 - 19:38 WIB

Djournal Coffee Buka Gerai Perdana di Kota Lama Semarang, Ngopi Modern di Gedung Bersejarah

11 Maret 2026 - 16:42 WIB

Djournal Coffee membuka gerai perdana di Kota Lama Semarang dengan konsep kopi modern di gedung bersejarah, menghadirkan menu khas dan ruang komunitas baru.

Dari Anime ke Lagu Jawa, Musisi Semarang Populerkan Konsep “Jepang Jawa”

9 Maret 2026 - 22:27 WIB

Musisi Semarang Hendra Kumbara menghadirkan konsep “Jepang Jawa”, memadukan rock Jepang ala soundtrack anime dengan lirik bahasa Jawa yang kini viral di media sosial.
Trending di Headline