Menu

Mode Gelap
 

Headline · 13 Sep 2025 19:30 WIB

Mobil Siaga Desa Geneng Terparkir di Tempat Karaoke, Salah Satu Warga Akui sebagai Pengguna


					Mobil Siaga Desa Geneng Terparkir di Tempat Karaoke, Salah Satu Warga Akui sebagai Pengguna Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Sebuah video yang memperlihatkan mobil dinas berpelat merah terparkir di depan tempat karaoke Metro 3, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, mendadak viral di media sosial, khususnya TikTok.

Dalam rekaman tersebut tampak sebuah mobil Xpander hitam dengan nomor polisi H 1433 XE berada di pinggir jalan, tepat di depan bangunan tempat hiburan malam.

Mobil itu diketahui merupakan kendaraan siaga milik Pemerintah Desa Geneng, Kecamatan Mijen, yang seharusnya digunakan untuk kepentingan sosial masyarakat.

Plt Sekretaris Kecamatan Mijen, Uditya Yayang Wulandari, membenarkan bahwa kendaraan tersebut adalah mobil siaga Desa Geneng.

Ia menegaskan mobil tidak sedang dipakai perangkat desa, melainkan dipinjam warga yang hendak mengantar orang sakit pada Minggu (7/9/2025).

“Berdasarkan keterangan kepala desa, mobil diambil dari balai desa menjelang Maghrib untuk keperluan mengantar warga sakit ke rumah sakit. Namun setelah itu, ternyata sempat berhenti di lokasi karaoke,” jelas Yayang saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/9/2025) malam.

Ia menambahkan, mobil siaga memang kerap digunakan masyarakat untuk kebutuhan darurat, termasuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan.

Meski begitu, Yayang menyayangkan mobil tersebut sempat terlihat di depan tempat hiburan malam, sehingga menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Sayangnya, narasi di media sosial sudah terlanjur menyebut seolah perangkat desa yang memanfaatkan mobil dinas untuk karaoke,” tegasnya.

Belakangan, fakta baru terungkap. Pengguna mobil itu adalah Moh Khairul Afendi alias Pendi (28), warga Desa Geneng.

Dalam sebuah video klarifikasi yang beredar, Pendi mengakui dirinya yang membawa kendaraan tersebut.

“Benar, mobil siaga saya yang bawa untuk mengantar warga sakit ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. Saat perjalanan pulang saya mampir ke karaoke. Untuk itu saya meminta maaf kepada Kepala Desa dan masyarakat Geneng,” ucap Pendi dalam pernyataannya.

Ia menegaskan tidak akan mengulangi perbuatannya. “Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran,” tambahnya.

Meski sudah ada klarifikasi, sejumlah warga tetap menyoroti insiden ini. Mereka berharap mobil siaga digunakan sebagaimana mestinya.

“Kalau untuk masyarakat yang membutuhkan, apalagi darurat, tentu sangat bermanfaat. Tapi kalau sampai dibawa ke tempat karaoke, jelas bentuk penyalahgunaan,” ungkap seorang warga Geneng yang enggan disebutkan namanya. (rs)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pegadaian Kanwil XI Semarang Santuni 20 Anak Yatim Lewat Safari Ramadhan 2026

13 Maret 2026 - 15:45 WIB

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang salurkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bagian Safari Ramadhan 2026.

Bagikan Al-Qur’an ke Rutan Jepara, MPC Pemuda Pancasila Perkuat Pembinaan Keagamaan

13 Maret 2026 - 15:43 WIB

Personel Brimob Perkuat Pelayanan Operasi Ketupat Candi 2026 di Wilayah Polres Tegal

13 Maret 2026 - 15:03 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Buka Posko Angkutan Udara Lebaran 2026

13 Maret 2026 - 12:45 WIB

510 Personel Polres Semarang Siap Amankan Operasi Ketupat Candi 2026

13 Maret 2026 - 08:38 WIB

Amankan Mudik Lebaran, Polres Demak Turunkan 350 Personel

13 Maret 2026 - 07:44 WIB

Trending di Daerah