BATANG, Kabarjateng.id – Dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kodam IV/Diponegoro sekaligus HUT ke-80 TNI, Kodim 0736/Batang melaksanakan kegiatan Karya Bakti Teritorial Prima dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat.
Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada sejumlah lokasi di Desa Cepokokuning, seperti musala, saluran air, serta area Pondok Pesantren Miftakhul Ulum.
Sebanyak 154 personel gabungan diturunkan, terdiri dari anggota Kodim 0736/Batang, Polres Batang, serta dukungan organisasi masyarakat seperti FKPPI, Pemuda Pancasila, Banser, dan Satpol PP.
Mereka bekerja sama membersihkan lingkungan, mulai dari saluran air yang tersumbat hingga halaman pesantren.
Kasdim 0736/Batang, Kapten Inf Sariyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI bersama Polri dan masyarakat.
“TNI lahir dari rakyat, sehingga sudah sepatutnya kami selalu hadir bersama masyarakat. Kegiatan karya bakti ini menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” ujarnya di sela kegiatan, Sabtu (20/9/2025).
Menurutnya, kegiatan serupa juga rutin dilakukan di jajaran Koramil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh warga Kabupaten Batang.
Kepala Desa Cepokokuning, Maryadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai karya bakti tersebut sangat bermanfaat, terutama menjelang musim penghujan yang kerap menimbulkan genangan akibat selokan tersumbat sampah.
“Bersih-bersih ini sangat membantu melancarkan aliran air. Insya Allah, dengan kerja sama seperti ini, risiko banjir bisa dikurangi,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari organisasi kepemudaan. Eva, perwakilan Pemuda Pancasila yang ikut bergabung, mengaku senang dapat berpartisipasi. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk menjaga desa tetap asri.
“Kami selalu siap mendukung kegiatan karya bakti di desa. Harapannya, program ini terus berlanjut agar desa-desa lain juga merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua FKPPI, Edi Guruh Purnomo. Ia berharap kegiatan tersebut bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan.
“Kami hanya memberi contoh. Yang terpenting, kebiasaan menjaga lingkungan ini bisa terus dilestarikan, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga,” pungkasnya. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.