GROBOGAN, Kabarjateng.id – Sebuah video menyentuh hati memperlihatkan kondisi seorang anak kecil yang diasuh oleh ibunya yang mengalami gangguan jiwa, baru-baru ini menjadi viral di media sosial.
Anak tersebut bernama Slamet Riyadi (7), yang hidup di rumah ala kadarnya bersama ibu yang masuk kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, Slamet meminta pada Sri (45), kakak dari ibunya, yang dengan penuh kasih membantu menyediakan makan dan minum.
Meski sudah berusia tujuh tahun, Slamet belum pernah merasakan pendidikan formal seperti anak-anak lain.
Namun, setelah videonya menyebar, keberuntungannya mulai berubah.
Pada Jumat (21/2/2025), ia akhirnya dapat mengenyam pendidikan di SDN 4 Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, sesuai harapan.
Viralnya kondisi kehidupan Slamet Riyadi menarik perhatian Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto Wicaksono.
Melalui rasa empati, Kapolres langsung mengunjungi kediaman Slamet, memastikan kondisi serta memberi bantuan.
Dalam kunjungannya, Selasa (25/2/2025), AKBP Ike Yulianto Wicaksono tidak datang sendiri.
Ia didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Grobogan, jajaran Forkopimcam Toroh, serta Kepala Desa Pilangpayung.
Rombongan, membawa bantuan sosial berupa paket sembako berisi beras, telur, dan mi instan, diberikan kepada Sri guna membantu meringankan beban ekonomi keluarganya.
Tidak hanya kebutuhan pokok, Kapolres juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada Slamet.
Buku, tas, sepatu, peralatan tulis, hingga bantuan dana, memastikan Slamet dapat bersekolah dengan nyaman dan tanpa kendala.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu keluarga Slamet. Semoga ia bisa belajar dengan baik, tumbuh pintar, dan jadi anak berguna bagi masyarakat,” ujar AKBP Ike Yulianto Wicaksono.
Akses Layanan Kesehatan
Selain bantuan materiil, Polres Grobogan juga melakukan pemeriksaan kesehatan ibu Slamet.
Tim Dokkes Polres memastikan kondisi kesehatan sang ibu terpantau dengan baik, serta memastikan keluarga ini mendapat akses layanan kesehatan dari pemerintah.
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi mendukung aspek sosial.
“Kami akan terus koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar keluarga ini dapat perhatian layak, baik dalam akses layanan kesehatan maupun bantuan sosial lainnya,” tambahnya.
AKBP Ike Yulianto menyempatkan diri bicara langsung dengan Slamet dan keluarga, memberi motivasi serta semangat agar mereka tetap tegar dalam menghadapi situasi sulit.
Slamet Riyadi sendiri merasa bahagia menerima bantuan.
Dengan senyum polosnya, ia mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya.
“Senang dapat seragam dan sepatu baru untuk sekolah. Terima kasih, Pak Polisi,” ucapnya.
Kini, Slamet semakin semangat menuntut ilmu di sekolah.
Dengan seragam dan sepatu baru, ia merasa lebih percaya diri menjalani hari-hari sebagai seorang siswa.
AKBP Ike Yulianto berharap langkah yang diambil Polres Grobogan dapat menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli sesama.
Pihaknya memiliki komitmen memberi perlindungan, pelayanan optimal bagi masyarakat, tidak hanya aspek keamanan tetapi juga upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.
Melalui aksi nyata ini, Polres Grobogan menunjukkan bahwa polisi tidak hanya bertugas menjaga ketertiban.
Akan tetapi juga hadir memberi bantuan dan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.