Menu

Mode Gelap
 

Headline · 4 Mar 2026 20:50 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, Wali Kota Semarang Sidak Harga Bapokting: Cabai Melonjak, Pasar Murah Keliling Disiapkan


					Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng sidak Pasar Peterongan dan Superindo jelang Lebaran 1447 H. Harga cabai melonjak, Pemkot siapkan pasar murah keliling. Perbesar

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng sidak Pasar Peterongan dan Superindo jelang Lebaran 1447 H. Harga cabai melonjak, Pemkot siapkan pasar murah keliling.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar tradisional Semarang jelang Idul Fitri, Rabu (4/3).

Guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tinjauan lapangan menyasar beberapa titik strategis, mulai dari Pasar Peterongan, gerai ritel modern Superindo cabang Sriwijaya, hingga Pasar Karangayu.

Langkah ini untuk memantau secara langsung dinamika harga, baik dari tingkat pedagang pasar tradisional maupun ritel modern.

“Dua pusat perbelanjaan, pasar Peterongan, dan Superindo. Kalau harga beras, rata-rata normal,” ujar Agustina Wilujeng

Harga Beras Stabil, Cabai dan Telur Berfluktuasi

Dari hasil pantauan, harga beras pun masih relatif stabil dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan.

Namun, Pemerintah Kota mencatat adanya kenaikan cukup tajam pada komoditas hortikultura, khususnya cabai.

Selain itu, harga telur juga mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir.

Menurut Agustina, lonjakan harga cabai karena tingginya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

Kondisi ini berpotensi membebani pengeluaran rumah tangga jika tidak segera ada langkah antisipasi.

“Ya cabai, ini tadi ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Saya minta supaya melakukan intervensi menurunkan harga cabai,” tandasnya.

Instruksi itu sebagai upaya, agar dinas segera mengambil langkah konkret, khususnya memperkuat distribusi dan memastikan pasokan.

Pemkot Siapkan Intervensi dan Pasar Murah Keliling

Pemkot Semarang menyadari kenaikan harga di pasar tradisional dapat berdampak pada daya beli masyarakat, terutama menjelang puncak kebutuhan Ramadan hingga Lebaran. Untuk itu, intervensi harga akan diperkuat melalui program pasar murah keliling yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“Pasar murah keliling kita lakukan dengan berbagai stakeholder yang ada di Kota Semarang. Tujuannya adalah untuk menekan lonjakan harga dan memberikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat. Siap-siap ya dengan panggilan pasar murah dan intervensi,” pungkasnya.

Program ini diharapkan menjadi alternatif belanja bagi warga dengan harga yang lebih terkendali, sekaligus menjaga stabilitas pasar agar tidak terjadi gejolak berkepanjangan.

Antisipasi Lonjakan Permintaan Jelang Lebaran

Momentum Idul Fitri identik dengan peningkatan konsumsi rumah tangga. Permintaan terhadap bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga komoditas hortikultura cenderung meningkat signifikan. Pemerintah daerah pun dituntut responsif dalam mengendalikan potensi kenaikan harga.

Dengan pemantauan langsung ke lapangan, Pemkot Semarang berupaya memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tetap aman hingga perayaan Lebaran tiba. Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah aktif mengawasi pergerakan harga demi melindungi kepentingan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Kendal Tinjau Pos Pengamanan, Pastikan Mudik Lancar

15 Maret 2026 - 09:02 WIB

Warga Brangkongan Geger, Seorang Pria Tewas di Atas Pohon Kelapa

15 Maret 2026 - 06:34 WIB

Fasilitas Kesehatan Jateng Layani Pemudik

15 Maret 2026 - 05:19 WIB

Ahmad Luthfi Tegaskan Adab Jawa Tengah: Tepa Selira, Sopan Santun, dan Gotong Royong

15 Maret 2026 - 05:08 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Tanggapi OTT KPK di Cilacap: Sudah Saya Ingatkan Berulang Kali

15 Maret 2026 - 04:55 WIB

Jelang Lebaran 2026, Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan hingga Akses Wisata

15 Maret 2026 - 00:00 WIB

Trending di KABAR JATENG