Menu

Mode Gelap
 

Headline · 14 Jul 2024 09:55 WIB

Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo di TBRS Semarang akan Direnovasi


					Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo di TBRS Semarang akan Direnovasi Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo di Kawasan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang akan direnovasi. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyatakan bahwa renovasi ini bertujuan untuk memfasilitasi para pelaku kesenian.

Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang akrab disapa Mbak Ita mengaku telah menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang untuk menganggarkan biaya renovasi. Mbak Ita berharap perbaikan gedung bisa diselesaikan tahun 2024 ini.

“Saya minta Disbudpar menganggarkan renovasi gedung Ki Narto Sabdo karena gedung ini memiliki nilai sejarah yang luar biasa. Jangan sampai kita memiliki gedung modern tetapi gedung bersejarah tidak dimanfaatkan,” ujar Wali Kota Semarang saat menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun ke-87 Wayang Orang Ngesti Pandowo Semarang di Taman Budaya Raden Saleh, Jalan Sriwijaya, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Sabtu (13/7/2024) malam.

Hevearita Gunaryanti Rahayu juga menambahkan bahwa renovasi ini adalah upaya melestarikan budaya, terutama mengingat banyaknya pemuda yang masih tertarik dengan seni dan budaya di Ibu kota Jawa Tengah ini.

“Kita sebagai penerus Kota Semarang harus melestarikan budaya. Ini sangat luar biasa di tengah tren-tren modern, Wayang Orang Ngesti Pandowo masih bisa eksis dan banyak penontonnya, termasuk banyak anak muda dan milenial,” jelas Mbak Ita.

Selain perbaikan gedung, Mbak Ita juga meminta agar kawasan Taman Budaya Raden Saleh dipercantik. Dia berharap upaya ini dapat mendukung kegiatan kesenian sekaligus menarik wisatawan, sehingga perekonomian Kota Semarang meningkat.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso, mengakui bahwa Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo adalah warisan budaya yang harus dijaga.

Sesuai arahan Wali Kota Semarang, pihaknya berkomitmen menjaga dan merawat gedung ini, terutama setelah peninjauan dari Kemendikbudristek.

Dalam anggaran perubahan APBD 2024, telah dianggarkan sekitar Rp 500 juta untuk perbaikan gedung. Selain itu, penataan ulang halaman depan juga akan dilakukan dengan anggaran Rp 250 juta.

“Insya Allah, Desember harus selesai karena ada kegiatan rutin malam Minggu. Kami berharap kegiatan seni wayang orang di TBRS tetap berlanjut meski ada penataan,” tambahnya. (day)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ombudsman Jateng Awasi Posko Pengaduan THR, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

14 Maret 2026 - 19:33 WIB

Forum Peduli Bangsa Jateng Bagikan 1000 Takjil untuk Pengguna Jalan di Kalipancur 

14 Maret 2026 - 18:25 WIB

Pekerja Informal Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran dari Pemprov Jateng

14 Maret 2026 - 13:36 WIB

Arus Kendaraan Mulai Meningkat di Tol Ungaran pada Hari Kedua Ops Ketupat Candi 2026

14 Maret 2026 - 13:20 WIB

Operasi Ketupat Candi 2026, Polda Jateng Batasi Kendaraan Sumbu Tiga di Sejumlah Titik Kota Semarang

14 Maret 2026 - 12:58 WIB

Bus Pariwisata Arah Guci Dihimbau Tidak Melintasi Jalur Clirit, dan Dialihkan ke Jalur Pemalang

14 Maret 2026 - 12:32 WIB

Trending di Berita Polri