BANDUNG, Kabarjateng.id – Taman Satwa Semarang atau lebih dikenal dengan Semarang Zoo turut serta dalam kegiatan Business Communication Visit yang digelar oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah di Kota Bandung pada 16–17 September 2025.
Kepala Disporapar Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menjelaskan bahwa agenda tersebut bertujuan memperkenalkan potensi wisata Jawa Tengah, termasuk Semarang Zoo, kepada masyarakat Jawa Barat.
Ia berharap kegiatan ini mampu menarik minat wisatawan dari Jabar untuk berkunjung ke Semarang maupun destinasi lain di Jateng.
“Harapannya, semakin banyak warga Jawa Barat datang berwisata ke Jawa Tengah, khususnya ke Kota Semarang,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Masrofi menilai, Semarang Zoo masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
Menurutnya, sebagai lembaga konservasi, edukasi, sekaligus rekreasi, kebun binatang ini perlu terus melakukan pembenahan dan menghadirkan sesuatu yang baru agar tidak monoton.
“Jumlah koleksi satwa harus bertambah, kualitas fasilitas juga ditingkatkan, sehingga semakin menarik perhatian wisatawan. Untuk itu, investasi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan Semarang Zoo,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan Disporapar Jateng untuk ikut serta dalam kunjungan bisnis di Bandung.
Ia menyebut kegiatan ini menjadi ajang promosi yang efektif karena mempertemukan pelaku wisata dari berbagai daerah.
“Semarang Zoo kami perkenalkan sebagai destinasi wisata berbasis konservasi dan edukasi. Kami juga bersyukur bisa bersilaturahmi dengan pelaku industri pariwisata di Jawa Barat,” kata Bimo.
Bimo menambahkan, pihaknya terus melakukan pembaruan, mulai dari peningkatan fasilitas, penambahan koleksi satwa, hingga peningkatan kompetensi para animal keeper.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah wahana permainan yang ramah keluarga.
Melalui program Business Communication ini, Bimo berharap Semarang Zoo serta destinasi wisata Jawa Tengah lainnya bisa lebih dikenal luas, tidak hanya di dalam provinsi, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat dari daerah lain.
“Harapan kami, masyarakat Jawa Barat semakin familiar dengan wisata Jawa Tengah, khususnya Semarang Zoo, sehingga jumlah kunjungan meningkat. Kami siap berbenah sesuai arahan Disporapar,” pungkasnya. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.