SEMARANG, Kabarjateng.id – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah terus memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di wilayahnya.
Melalui pelatihan khusus dan pemeriksaan rutin, jajaran Dokkes berupaya memastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan sekaligus kaya gizi.
Kabiddokkes Polda Jateng, Kombes Pol drg. Agustinus MHT, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud keseriusan Polri dalam mendukung program pemerintah.
Menurutnya, makanan yang dibagikan kepada para pelajar bukan sekadar harus layak konsumsi, tetapi juga harus mengandung nutrisi yang cukup sesuai standar kesehatan.
“Setiap jajaran Sie Dokkes kami dorong untuk lebih teliti dalam memeriksa keamanan makanan (food safety) sekaligus melakukan penilaian kandungan gizinya di Sentra Produksi Program Makan Bergizi (SPPG) Polri Polda Jateng,” ujarnya dalam rapat koordinasi bersama para Kasi Dokkes, Jumat (19/9/2025).
Ia menambahkan, pelatihan ini membekali petugas dengan pemahaman mengenai keamanan pangan dan standar gizi sehingga pelaksanaan program MBG dapat berjalan optimal.
Langkah ini juga merupakan upaya preventif agar orang tua maupun masyarakat tidak ragu terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa Program MBG sejalan dengan agenda pemerintah dalam menurunkan angka stunting sekaligus menyiapkan generasi penerus bangsa yang lebih sehat.
Polri, melalui Biddokkes, mengambil peran aktif untuk memastikan distribusi makanan bergizi terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
“Dengan adanya pengawasan berlapis dan pelatihan berkelanjutan ini, kami berharap program berjalan lancar, aman, dan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak. Dukungan penuh Polri terhadap Program Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tegasnya. (rs)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.