YOGYAKARTA, Kabarjateng.id – PT Pegadaian memperluas pasar investasi emas ritel melalui program aktivasi bertajuk “Ramadan Bareng Tring”.
Kegiatan itu berlangsung di Pakuwon Mall Yogyakarta pada 7–8 Maret 2026.
Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan literasi keuangan.
Sekaligus memperkenalkan layanan investasi emas dengan basis digital kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Program itu tidak hanya berlangsung di Yogyakarta, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional di sejumlah kota besar di Indonesia selama Ramadan.
Perkuat Kesadaran Merek Pegadaian
Aktivasi ini mereka rancang untuk memperkuat kesadaran merek Pegadaian.
Sekaligus memperluas jangkauan produk investasi emas melalui pendekatan yang lebih interaktif.
Deputy Operasional Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang, Ali Mustaat, mengatakan kegiatan ini dikemas sebagai sarana edukasi finansial dengan paduan hiburan agar dapat menjangkau masyarakat.
Menurutnya, potensi pertumbuhan investor emas ritel di Indonesia masih sangat besar.
Utamanya di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi.
“Emas merupakan instrumen lindung nilai yang relatif stabil.
Walaupun bukan investasi yang memberikan keuntungan instan, emas mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pegadaian memadukan edukasi investasi dengan berbagai aktivitas publik yang melibatkan masyarakat.
Sejumlah kegiatan mereka gelar mulai dari bazar UMKM, lomba busana muslim, permainan interaktif, hingga lelang emas dengan harga khusus bagi pengunjung.
Selain itu, perusahaan juga menyalurkan santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Bumi Damai Yogyakarta.
Hal itu sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.
Pendekatan ini menjadi strategi experiential marketing yang mampu memperkuat kedekatan Pegadaian dengan masyarakat.
Sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap produk investasi emas.
Ali menambahkan, perusahaan juga mulai mengarahkan strategi ekspansi nasabah kepada kelompok generasi Z.
Karena generasi Z memiliki potensi besar sebagai investor di masa depan.
Melalui aplikasi digital Tring, masyarakat kini dapat memulai investasi emas dengan nominal yang relatif menjangkau.
“Melalui platform digital kami, masyarakat bisa menabung emas mulai dari Rp10 ribu. Ini membuka akses investasi yang lebih inklusif, terutama bagi generasi muda,” jelasnya.
Antusiasme Masyarakat Tinggi
Antusiasme masyarakat nampak dari ramainya pengunjung yang memadati area acara.
Kebanyakan mereka konsultasi mengenai investasi emas maupun mengikuti berbagai rangkaian aktivitas yang ada.
Untuk menambah daya tarik acara, Pegadaian juga menghadirkan penampilan musisi nasional Marcello Tahitoe atau Ello.
Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Tyas Ari Hidayat, mengungkapkan tren investasi emas menunjukkan perkembangan yang cukup positif.
Ia mencatat, dalam periode 1 hingga 6 Maret 2026, volume transaksi pada produk cicil emas dan tabungan emas mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Dalam enam hari pertama bulan Maret, tercatat penambahan volume investasi emas sekitar 5,7 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Ini menjadi indikator kuat bahwa minat masyarakat untuk investasi emas terus meningkat,” ujarnya.
Rangkaian program Ramadan Bareng Tring sendiri sebelumnya telah ada di sejumlah pusat perbelanjaan di berbagai kota.
Antara lain Sun Plaza Medan, Mall SKA Pekanbaru, Mall Panakkukang Makassar, Tunjungan Plaza Surabaya, dan Mega Mall Manado.
Pada periode yang sama, kegiatan juga berlangsung di beberapa kota lain seperti Palembang, Denpasar, dan Bandung, sebelum nantinya ditutup di Pontianak pada pertengahan Maret.
Pegadaian optimistis momentum Ramadan hingga menjelang Lebaran akan menjadi katalis positif bagi peningkatan transaksi investasi emas sekaligus memperluas basis pengguna layanan digital perusahaan di berbagai daerah.
Dengan kombinasi edukasi finansial, hiburan, dan akses investasi yang semakin mudah melalui platform digital, perusahaan berharap semakin banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. (whs)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.