Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 29 Des 2025 07:58 WIB

Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Pengurusan Pertanahan, Warga Jakarta Rasakan Manfaat Digitalisasi


					Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Pengurusan Pertanahan, Warga Jakarta Rasakan Manfaat Digitalisasi Perbesar

JAKARTA, Kabarjateng.id – Transformasi layanan pertanahan kini semakin terasa dengan hadirnya aplikasi digital Sentuh Tanahku yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Inovasi ini mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk Elsa (40), warga Jakarta Barat, yang mengaku sangat terbantu dalam proses pengurusan sertipikat tanah milik keluarganya.

Elsa menceritakan bahwa dirinya mendatangi Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat pada Jumat (26/12/2025) setelah menerima pemberitahuan melalui aplikasi bahwa sertipikat yang ia urus telah selesai dan siap untuk diambil.

Notifikasi tersebut menurutnya membuat proses administrasi terasa jauh lebih efisien.

“Sebelumnya saya mendapat pemberitahuan dari aplikasi bahwa sertipikat sudah selesai. Karena ada waktu luang saat libur, saya langsung datang untuk mengambilnya,” ujar Elsa saat ditemui usai pelayanan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya mulai mengenal aplikasi Sentuh Tanahku sekitar satu bulan yang lalu, setelah bertanya langsung mengenai alur pengurusan tanah di Kantah Jakarta Timur.

Sejak itu, ia rutin memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia, terutama antrean online dan pengecekan status berkas.

“Sekarang saya tidak perlu lagi datang hanya untuk menanyakan berkas. Semuanya bisa dicek dulu lewat aplikasi. Bahkan saya bantu keluarga mengurus sertipikat di beberapa wilayah seperti Jakarta dan Tangerang, tetap cukup satu aplikasi saja,” jelasnya.

Bagi Elsa, fitur pemantauan status dokumen menjadi yang paling memudahkan. Melalui aplikasi, masyarakat dapat melihat tahapan berkas secara real time, mulai dari proses verifikasi hingga koordinasi antar divisi.

Ia mengibaratkan sistem pelacakan berkas dalam aplikasi seperti layanan transportasi daring yang menampilkan perjalanan kendaraan dari titik awal hingga tujuan.

“Statusnya terlihat jelas, sekarang berkas di bagian apa, sedang diproses siapa, dan sudah sampai mana. Jadi kita tidak merasa bingung atau was-was. Jujur, cukup mengagumkan,” ucapnya.

Cerita Elsa menunjukkan bahwa digitalisasi layanan pertanahan bukan hanya sekadar inovasi teknologi, namun benar-benar memberi dampak langsung bagi publik.

Transparansi, percepatan layanan, serta akses informasi yang terbuka membuat masyarakat lebih mudah merencanakan waktu, menghindari antrean, dan menghemat biaya serta tenaga.

Dengan semakin banyak masyarakat memanfaatkan Sentuh Tanahku, harapannya layanan pertanahan ke depan menjadi semakin inklusif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Digitalisasi bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang terus berkembang demi meningkatkan kepastian hukum dan kenyamanan dalam pengurusan tanah di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Ajak Pelajar SMK NU Ungaran Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif

11 Maret 2026 - 23:08 WIB

Exit Tol Fungsional Ambarawa Siap Digunakan, Polres Semarang Siagakan Personel

11 Maret 2026 - 22:54 WIB

Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Kuatkan Putusan PN Jepara Terkait Sengketa Penarikan Mobil

11 Maret 2026 - 22:26 WIB

Salah Ikuti Google Maps, Ford Fiesta Nyungsep dan Tabrak Rumah Warga di Ungaran Timur 

11 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Tegal Cek Kesiapan Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026

11 Maret 2026 - 20:41 WIB

Polres Tegal Laksanakan Ramp Check Bus Pariwisata di Pool Dedy Jaya

11 Maret 2026 - 20:37 WIB

Trending di Berita Polri