KEBUMEN | Kabarjateng.id – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat diwujudkan Kodim 0709/Kebumen melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026.
Sejumlah pembangunan infrastruktur desa hingga perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) terus dikerjakan.
Program tersebut menyasar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari akses transportasi hingga penyediaan tempat tinggal yang lebih layak.
Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan jalan rabat beton di Desa Tirtomoyo, Jemur, dan Pekuncen.
Progres pengerjaan di Desa Tirtomoyo telah rampung 100 persen.
Sementara itu, pembangunan di dua desa lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Peningkatan kualitas jalan diharapkan mempermudah aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga, distribusi hasil usaha, serta akses penghubung antardesa.
Selain infrastruktur jalan, program ini juga menyasar rehabilitasi rumah warga.
Salah satunya rumah milik Rasmanto di Desa Donorojo yang menjadi bagian dari 45 unit RTLH yang mendapatkan bantuan perbaikan.
Pelaksanaan rehabilitasi tersebut melibatkan sejumlah pihak, yakni Sterad dengan alokasi 17 unit, Kodam IV/Diponegoro sebanyak 25 unit, serta Baznas sebanyak tiga unit.
Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Jon Young Saragi, S.Sos., M.I.P., menyampaikan bahwa program Bakti TNI AD tidak sekadar mengejar penyelesaian pembangunan fisik.
Lebih dari itu, setiap kegiatan diarahkan agar memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan jalan diharapkan memperlancar kegiatan warga, sedangkan rehabilitasi rumah menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Program Kodim 0709/Kebumen juga mencakup pembangunan 12 jembatan, lima sumur bor air bersih, serta 20 titik fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Sejumlah fasilitas lainnya turut menjadi sasaran pengerjaan, meliputi rehabilitasi empat sekolah, empat rumah ibadah, Panti Asuhan Assalam Istiqomah, hingga pembangunan area parkir makam Presiden pertama Republik Indonesia.
Tidak hanya pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial dan kesehatan juga masuk dalam agenda program tersebut.
Operasi bibir sumbing serta penyaluran bantuan kaki palsu dan kursi roda dilaporkan telah terealisasi.
Sementara itu, pelayanan pengobatan gratis untuk 1.000 orang dan operasi katarak bagi 10 pasien masih dalam proses pelaksanaan.
Program penghijauan melalui penanaman 5.000 bibit pohon juga direncanakan sebagai bagian dari kegiatan kepedulian lingkungan.
Melalui berbagai sasaran tersebut, Bakti TNI AD untuk Rakyat diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan secara fisik, tetapi juga meningkatkan akses pelayanan dasar, kualitas hunian, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Kebumen. (lim)






