JEPARA, Kabarjateng.id – Dalam rangka menjaga keamanan wilayah menjelang Pilkada 2024, Polres Jepara melalui Tim Patroli Presisi Siraju kembali menggelar operasi di berbagai titik rawan.
Salah satu operasi yang dilaksanakan pada Sabtu (7/9/2024) malam hingga Minggu (8/9/2024) dini hari, berhasil membubarkan pesta minuman keras (miras) di kawasan Pantai Kartini.
Meskipun beberapa pelaku berhasil melarikan diri, tiga orang berhasil diamankan oleh petugas.
Ipda Cahyo Fajarisma, Ketua Tim Patroli Siraju, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari patroli antisipasi kejahatan seperti curas, curat, dan curanmor, balap liar, serta gangguan keamanan lainnya yang semakin meningkat menjelang Pilkada.
Patroli tersebut dilaksanakan setelah tim menerima laporan dari masyarakat melalui WhatsApp Siraju dan Call Center Polri 110 terkait adanya kegiatan pesta miras di lokasi tersebut.
“Setelah kami mendatangi lokasi, sebagian pelaku berhasil kabur, namun kami berhasil mengamankan tiga orang yang kemudian diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Ipda Cahyo.
Selain operasi terkait miras, Tim Patroli Siraju juga melakukan razia terhadap penggunaan knalpot brong di Jalan Pemuda, Kabupaten Jepara.
Lima sepeda motor dengan knalpot tidak standar berhasil diamankan karena dinilai mengganggu ketenangan warga sekitar dan melanggar peraturan lalu lintas.
“Sebagai langkah penindakan, kami tidak hanya menyita knalpot brong tersebut, namun juga memberikan pembinaan kepada pemilik kendaraan agar tidak mengulanginya. Tindakan ini diambil sebagai respon atas laporan masyarakat yang merasa terganggu,” tambahnya.
Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kasi Humas Iptu Rusiyanto, yang juga menjabat sebagai Kasatgas Humas Ops Mantap Praja Candi 2024-2025, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang Pilkada yang akan digelar pada bulan November.
“Patroli dan razia dilakukan secara rutin setiap hari. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa adanya gangguan kamtibmas. Operasi ini juga difokuskan pada lokasi-lokasi rawan tindak kriminal, seperti area yang sering dijadikan ajang balap liar, tempat keramaian, serta kantor-kantor strategis seperti KPU dan Bawaslu,” jelas Iptu Rusiyanto.
Baca juga: Polres Jepara Gelar Razia Knalpot Brong Jelang Pilkada 2024
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan dengan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
“Kerjasama antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai, terlebih dalam menghadapi momen penting seperti Pilkada 2024,” tuturnya.
Sebagai penutup, ia juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing agar proses Pilkada dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
Masyarakat dapat menghubungi WhatsApp Siraju atau Call Center Polri 110 untuk melaporkan kejadian yang dapat mengganggu ketertiban umum. (kus)






1 Komentar