BREBES | kabarjateng.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Brebes terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput melalui pendidikan politik, Musyawarah Ranting (Musran), dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan struktur partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
Rangkaian kegiatan tersebut diakhiri dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus ranting serta anak ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Sirampog yang berlangsung khidmat di Gedung Olahraga (GOR) Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Rabu (29/7/2026).
Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan ikrar janji yang diikuti ratusan pengurus ranting dan anak ranting dari 13 desa di Kecamatan Sirampog.
Momentum ini menjadi simbol penguatan komitmen kader dalam menjalankan tugas organisasi sekaligus memperkokoh soliditas partai di tingkat desa.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sirampog, Rojab Maelani, menyampaikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pendidikan politik yang diberikan menjadi bekal penting bagi para pengurus dalam memperkuat pemahaman ideologi partai sekaligus meningkatkan kapasitas kader.
Rojab menjelaskan, proses pembentukan kepengurusan dilakukan melalui mekanisme penjaringan yang selektif dengan mengedepankan integritas, loyalitas, serta semangat pengabdian terhadap partai.
“Kami melakukan proses seleksi secara ketat untuk mendapatkan kader-kader yang memiliki komitmen, siap berjuang, berkorban, dan bekerja demi kebesaran serta kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029, khususnya di wilayah Kecamatan Sirampog,” ujar Rojab.
Ia mengungkapkan, kepengurusan yang baru didominasi wajah-wajah baru dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan, generasi muda, dan kalangan milenial.
Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kerja-kerja politik di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H. Cahrudin, menegaskan bahwa Musyawarah Ranting merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sebagai bagian dari mekanisme kaderisasi dan konsolidasi internal.
Menurutnya, pengurus ranting dan anak ranting memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, seluruh jajaran diminta aktif hadir melalui kerja nyata serta memberikan manfaat bagi warga.
“Pengurus ranting dan anak ranting adalah ujung tombak partai. Saya berharap seluruh pengurus selalu hadir di tengah masyarakat melalui kerja nyata, menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, karena PDI Perjuangan adalah partai wong cilik,” tegas Cahrudin.
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Brebes merupakan salah satu basis utama PDI Perjuangan di Jawa Tengah yang harus terus dipertahankan melalui kerja politik yang terorganisasi, solid, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Brebes adalah basis PDI Perjuangan, Kandang Banteng yang dibangun melalui perjuangan panjang para kader. Basis ini harus kita pertahankan,” katanya.
Cahrudin menegaskan tidak akan memberi ruang bagi kekuatan politik lain untuk menggerus basis suara PDI Perjuangan di Kabupaten Brebes.
Untuk itu, seluruh elemen partai, mulai dari DPC, PAC, ranting, anak ranting, badan, hingga sayap partai, diminta bergerak secara terpadu, menjaga soliditas, dan bekerja keras demi memenangkan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029.
Dalam arahannya, ia juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap organisasi.Setiap kader diminta tetap tegak lurus terhadap keputusan partai serta menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan.
Secara khusus, Cahrudin berharap seluruh pengurus dan kader di Kecamatan Sirampog semakin aktif melakukan konsolidasi, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta bekerja lebih maksimal untuk mengembalikan perolehan suara PDI Perjuangan hingga mencapai 12 ribu suara bahkan melampaui capaian tersebut pada Pemilu 2029. (wb)






