Menu

Mode Gelap
 

Kabar Jepara

Hasil Forensik Jadi Kunci, Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Penemuan Jenazah di Jepara

badge-check


					Hasil Forensik Jadi Kunci, Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Penemuan Jenazah di Jepara Perbesar

JEPARA | Kabarjateng.id – Pengungkapan kasus penemuan jenazah seorang pemuda di area persawahan rumput gajah, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, memasuki tahap baru.

Sejumlah temuan penting dari hasil autopsi dan pemeriksaan ilmiah telah dikantongi penyidik untuk mengungkap fakta di balik kematian korban berinisial ARS.

Perkembangan tersebut disampaikan jajaran Polres Jepara dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (3/6/2026).

Wakapolres Jepara Kompol Faris Budiman bersama Kasat Reskrim AKP M. Faizal Wildan menjelaskan hasil penyelidikan yang telah dilakukan sejak korban ditemukan meninggal dunia.

Peristiwa bermula ketika seorang saksi yang tinggal bersama korban menyadari ARS tidak berada di tempat tidur saat hendak melaksanakan salat Subuh.

Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar hingga akhirnya korban ditemukan tergeletak di area persawahan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Temuan di lokasi kejadian langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan forensik.

Dari hasil autopsi, korban diketahui mengalami luka serius akibat benda tajam. Luka paling fatal berada di bagian leher yang menyebabkan kerusakan pembuluh darah penting serta saluran pernapasan.

Tim forensik juga menemukan sejumlah luka lainnya pada tubuh korban, termasuk pada bagian dada dan lengan kiri.

Temuan tersebut menjadi bagian dari analisis menyeluruh yang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Selain pemeriksaan medis, penyidik memanfaatkan pendekatan Scientific Crime Investigation dengan melakukan analisis digital terhadap telepon seluler milik korban serta autopsi psikologis.

Metode tersebut digunakan untuk menelusuri berbagai informasi yang dapat membantu mengungkap rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Di lokasi penemuan jenazah, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Barang bukti tersebut kini masih menjadi bagian dari proses pendalaman yang dilakukan penyidik.

Polres Jepara menegaskan bahwa hasil autopsi dan pemeriksaan psikologi forensik telah disampaikan kepada pihak keluarga.

Kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan agar turut membantu proses penyelidikan.

Penyidik berharap setiap informasi yang diberikan dapat memperkuat alat bukti dan membantu mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan kematian korban.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara jelas dan objektif. (Aries P)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Satukan Komunitas Gaming Lewat Turnamen E-Sport Bergengsi

13 Juni 2026 - 15:18 WIB

PGI Kota Semarang Bangun Sinergi dengan Pemkot Jelang Turnamen dan Pelantikan Kepengurusan Baru

13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Prestasi di Era Digital

13 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polres Kudus Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026, Warga Nikmati Pertandingan Gratis Bersama Polisi

13 Juni 2026 - 11:21 WIB

SPPG Diminta Serap Hasil Peternak Lokal, Pemprov Jateng Perkuat Rantai Pasok MBG

13 Juni 2026 - 06:54 WIB

Satresnarkoba Polres Jepara Bongkar Dugaan Peredaran Sabu di Keling, Dua Pria Diamankan

12 Juni 2026 - 17:44 WIB

Trending di KABAR JATENG