SEMARANG | Kabarjateng.id – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meluncurkan Program Strategis Waras Ekonomi sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui pendampingan yang lebih terarah dan terintegrasi.
Program ini menghubungkan berbagai layanan pembinaan UMKM dalam satu ekosistem digital yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Mulai dari pendataan, kurasi produk, pelatihan, hingga pembukaan akses pasar dan peluang usaha melalui skema business matching dengan pelaku usaha skala besar.
Agustina mengatakan Waras Ekonomi hadir untuk menjawab berbagai kendala yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, terutama terkait akses pembinaan dan pemasaran yang berkelanjutan.
“Program ini bukan sekadar pendataan UMKM, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendampingi pelaku usaha agar benar-benar berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas,” ujar Agustina di Balai Kota Semarang, Senin (1/6).
Dalam pelaksanaannya, Dinas Komunikasi dan Informatika bertugas melakukan sensus dan pendaftaran UMKM. Selanjutnya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melakukan kurasi serta klasifikasi produk. Sementara itu, Dinas Perdagangan menyediakan ruang promosi melalui showcase produk UMKM.
Seluruh data dan katalog produk nantinya terintegrasi secara daring sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengenal sekaligus membeli produk lokal Kota Semarang.
Program Waras Ekonomi juga menerapkan tahapan pembinaan yang sistematis, mulai dari sensus, klasifikasi, kurasi, hingga pencocokan program dan peluang usaha dengan OPD maupun mitra yang sesuai. Pola tersebut diharapkan membuat bantuan dan pendampingan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.
Sebagai pusat layanan, Pemerintah Kota Semarang menyiapkan platform digital Waras Ekonomi yang dapat diakses melalui warasekonomi.semarangkota.go.id�. Platform ini menyediakan akun khusus bagi UMKM, OPD, dan mitra untuk memudahkan proses pendampingan, promosi, serta kolaborasi usaha.
Menurut Agustina, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus utama Pemkot Semarang karena sektor tersebut terbukti menjadi penopang perekonomian masyarakat. Melalui integrasi lintas OPD dalam Program Waras Ekonomi, pemerintah berharap pelaku usaha dapat berkembang lebih cepat, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.






