Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Agustina Abadikan HJKS ke-479 Melalui Sampul Peringatan Filateli

badge-check


					Agustina Abadikan HJKS ke-479 Melalui Sampul Peringatan Filateli Perbesar

SEMARANG | Kabarjateng.id – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengabadikan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-479 melalui penerbitan dan penandatanganan Sampul Peringatan Filateli dalam rangkaian Orasi Publik Filateli yang digelar Kementerian Kebudayaan RI bersama Pemerintah Kota Semarang di Gedung Oudetrap, Kota Lama Semarang pada Minggu (31/5).

Penandatanganan sampul peringatan dilakukan oleh Agustina sebagai simbol dokumentasi perjalanan sejarah Kota Semarang yang telah memasuki usia ke-479 tahun.

Agustina mengatakan filateli tidak hanya memiliki nilai koleksi, tetapi juga berfungsi sebagai media dokumentasi sejarah yang mampu merekam berbagai peristiwa penting untuk diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui perangko dan sampul peringatan tersebut, Pemerintah Kota Semarang ingin meninggalkan jejak sejarah mengenai perkembangan kota dari masa ke masa.

“Sampul peringatan menjadi cara untuk menyampaikan pesan kepada generasi mendatang tentang perjalanan Kota Semarang yang tumbuh dan berkembang melewati berbagai tantangan, termasuk masa kolonialisme hingga menjadi kota metropolitan seperti saat ini,” tuturnya.

Momentum penandatanganan itu menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan bertema “Dalam Cengkeraman Saudara Tua: Jejak Pendudukan Jepang di Indonesia dalam Arsip Filateli 1942–1945”.

Selain menghadirkan pameran arsip dan perangko bersejarah, kegiatan tersebut juga menegaskan peran filateli sebagai sarana pelestarian memori kolektif masyarakat.

Filateli dinilai memiliki kemampuan mendokumentasikan berbagai peristiwa sejarah melalui perangko, kartu pos, amplop peringatan, maupun arsip korespondensi yang tersimpan selama bertahun-tahun.

Karena itu, keberadaannya tidak hanya penting bagi kolektor, tetapi juga menjadi sumber informasi sejarah yang bernilai bagi peneliti dan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menekankan pentingnya menjaga arsip dan memori sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Dokumen filateli mampu menjadi saksi perjalanan suatu daerah maupun bangsa dari masa ke masa,” ujarnya.

Sebagai bagian dari peringatan tersebut, Pemkot Semarang dan Kementerian Kebudayaan juga membagikan suvenir berupa amplop dan kartu pos filateli kepada para tamu undangan.

Pameran filateli yang menampilkan berbagai arsip sejarah itu terbuka untuk umum dan berlangsung di Rumah Pohan, Kota Semarang, hingga 7 Juni 2026. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

PGI Kota Semarang Bangun Sinergi dengan Pemkot Jelang Turnamen dan Pelantikan Kepengurusan Baru

13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Delapan Pasar Tradisional di Semarang Masuk Evaluasi Revitalisasi 2027

13 Juni 2026 - 13:15 WIB

Kapolda Jateng Cup E-Sport 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Kembangkan Prestasi di Era Digital

13 Juni 2026 - 11:29 WIB

Polres Kudus Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026, Warga Nikmati Pertandingan Gratis Bersama Polisi

13 Juni 2026 - 11:21 WIB

SPPG Diminta Serap Hasil Peternak Lokal, Pemprov Jateng Perkuat Rantai Pasok MBG

13 Juni 2026 - 06:54 WIB

Satresnarkoba Polres Jepara Bongkar Dugaan Peredaran Sabu di Keling, Dua Pria Diamankan

12 Juni 2026 - 17:44 WIB

Trending di KABAR JATENG