BOYOLALI | Kabarjateng.id – Upaya meningkatkan keselamatan para pendaki terus dilakukan jajaran Polres Boyolali.
Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra di kawasan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu jalur pendakian Selo, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut diikuti sekitar 300 pendaki yang akan melakukan perjalanan menuju puncak Gunung Merbabu melalui jalur Selo.
Turut hadir mendampingi Kapolres sejumlah pejabat utama Polres Boyolali, unsur Polsek Selo, serta perwakilan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.
Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan berbagai pesan penting terkait keselamatan selama aktivitas pendakian.
Ia mengingatkan para pendaki agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan, serta melengkapi diri dengan perlengkapan yang sesuai standar untuk mengantisipasi berbagai kondisi di medan pegunungan.
Menurutnya, persiapan yang matang menjadi faktor utama dalam mengurangi risiko terjadinya insiden selama pendakian.
Selain kesiapan fisik, para pendaki juga diminta untuk selalu memperhatikan kesehatan dan tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan.
Tak hanya menyoroti aspek keselamatan pribadi, Kapolres juga mengajak seluruh pendaki untuk menjaga kelestarian lingkungan Gunung Merbabu.
Ia menegaskan pentingnya membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan, terutama saat musim kemarau.
Dalam arahannya, AKBP Indra Maulana Saputra turut menyinggung adanya peristiwa kecelakaan yang terjadi di kawasan wisata glamping di Kabupaten Temanggung beberapa waktu lalu.
Kejadian tersebut dijadikan pengingat agar masyarakat, khususnya para pendaki, semakin waspada dan selalu mematuhi aturan keselamatan selama beraktivitas di alam terbuka.
Kapolres juga menekankan bahwa seluruh pendaki wajib menaati prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu.
Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai sangat penting untuk menciptakan suasana pendakian yang aman, nyaman, serta meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan.
Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, kegiatan ditutup dengan pemasangan spanduk berisi pesan-pesan keselamatan dan larangan di area Balai Taman Nasional Gunung Merbabu jalur Selo.
Selanjutnya, para peserta bersama jajaran Polres Boyolali dan petugas taman nasional melakukan foto bersama.
Melalui kegiatan ini, Polres Boyolali berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pendakian semakin meningkat, sehingga aktivitas wisata alam di Gunung Merbabu dapat berlangsung dengan aman sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan kawasan konservasi tersebut. (ar)






