KAB SEMARANG, Kabarjateng.id – Jallu Law School kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum.
Yakni dengan meluncurkan tujuh modul pelatihan strategis dalam rapat evaluasi Yayasan Jallu Nusantara Indonesia.
Peluncuran ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan pendidikan hukum yang lebih aplikatif, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia hukum saat ini.
Tujuh modul tersebut mencakup Pelatihan Paralegal, Analis Peraturan Perundang-undangan, Legal Drafting, Metodologi Penelitian Hukum.
Kemudian, Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender, Kontrak Drafting, serta Pendidikan Anti Korupsi.
Modul Disusun Sesuai Kebutuhan Praktis
Direktur Jallu Law School menjelaskan, tim penyusun merancang seluruh modul berdasarkan kebutuhan praktis dan akademik di berbagai sektor hukum.
Menurutnya, modul ini bertujuan memperkuat kompetensi praktisi hukum, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap persoalan hukum.
Ia menegaskan, modul tersebut tidak hanya menjadi bahan pelatihan formal, tetapi juga berfungsi sebagai referensi pembelajaran berkelanjutan yang mudah diterapkan dalam praktik sehari-hari.
“Pendidikan hukum harus mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, kami menyusun modul yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak langsung,” ujarnya.
Pendidikan Anti Korupsi Jadi Modul Unggulan
Dalam peluncuran tersebut, Jallu Law School menyerahkan secara simbolis modul Pendidikan Anti Korupsi kepada Yusuf Khummaini.
Penyerahan ini menjadi simbol kuat dari sinergi antara lembaga pendidikan hukum dan gerakan antikorupsi dalam membangun kesadaran publik tentang pentingnya integritas.
Jallu Law School menilai pendidikan antikorupsi menjadi instrumen penting untuk membentuk karakter masyarakat yang jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas sejak dini.
Melalui modul ini, lembaga berharap dapat memperkuat peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi.
Dan sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berani melawan praktik korupsi di berbagai lini kehidupan.
Wujud Kontribusi untuk Pendidikan Hukum Modern
Melalui peluncuran tujuh modul strategis tersebut, Jallu Law School optimistis dapat memberikan kontribusi nyata.
Utamanya bagi pengembangan ilmu hukum yang lebih modern, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Langkah ini juga sejalan dengan visi besar Yayasan Jallu Nusantara Indonesia dalam menghadirkan pendidikan hukum yang berorientasi pada kemanusiaan, keadilan, dan peradaban bangsa.






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.