KAB SEMARANG, Kabarjateng.id – Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali diperkuat melalui pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II ke-128 Tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Dusun Kunci Putih, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Rabu (22/4/2026), dengan fokus pada percepatan pembangunan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.
Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, membuka langsung kegiatan tersebut didampingi Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho.
Kemudian Wakil Bupati Hj Nur Arifah, Ketua DPRD Bondan Marutohening, Danramil 15 Bergas Kapten Arm Utomo, Kapolsek Bergas AKP Harjono serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Fokus Pembangunan Fisik dan Non-Fisik
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menjelaskan, TMMD kali ini menyasar pembangunan fisik berupa pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 748 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga, terutama untuk menunjang kegiatan pendidikan, ekonomi, dan pertanian.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program non-fisik.
Kegiatan ini meliputi pembinaan pemuda, penguatan ketahanan keluarga, hingga sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba.
Tidak hanya itu, nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara turut ditanamkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi muda.
“Program ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan kualitas masyarakat. Kami ingin generasi muda terhindar dari narkoba dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ujar Dandim.
Dukungan Anggaran dan Antusiasme Warga
Program TMMD ini didukung anggaran dari APBD Provinsi dan Kabupaten Semarang dengan total sekitar Rp528 juta dan akan dilaksanakan selama 30 hari ke depan.
Pelaksanaan di lapangan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan.
Antusiasme warga terlihat dari semangat gotong royong yang terus dijaga, bahkan turut diramaikan dengan penampilan seni budaya lokal sebagai bentuk pelestarian tradisi.
Dorong Kesejahteraan dan Pencegahan Masalah Sosial
Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, menegaskan bahwa TMMD menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Ia menilai program ini tidak hanya meringankan beban masyarakat melalui pembangunan fisik, tetapi juga memberikan edukasi sosial.
Berbagai program pendukung turut digulirkan, seperti bantuan bibit ikan, tanaman alpukat, susu untuk anak-anak, serta bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, pemerintah juga memberikan sosialisasi terkait keluarga berencana, pencegahan pernikahan dini, serta penanganan kenakalan remaja seperti miras dan narkoba.
“Dengan kebersamaan, kita dorong percepatan pembangunan desa. Infrastruktur membaik, kesejahteraan meningkat, dan masyarakat semakin berdaya,” tegasnya.
Melalui program TMMD Sengkuyung yang digelar rutin setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Semarang berharap pembangunan desa dapat berjalan merata.
Akses pendidikan semakin mudah, jalur ekonomi terbuka, dan sektor pertanian semakin berkembang, sehingga kesejahteraan masyarakat desa terus meningkat. (Mualim)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.