Menu

Mode Gelap
 

Semarang Raya · 3 Apr 2026 07:48 WIB

Izin Usaha Roti Ganjel Rel di Pasar Johar Dipastikan Sesuai Prosedur


					Toko Roti Ganjel Rel Pasar Johar Kota Semarang | dok Dinas Perdagangan. Perbesar

Toko Roti Ganjel Rel Pasar Johar Kota Semarang | dok Dinas Perdagangan.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, menegaskan izin usaha Toko Kue Gambang Pasar Johar sudah sesuai prosedur dan mendapat persetujuan pedagang.

Amoy, sapaan akrab dari Aniceto Magno Da Silva ini menjelaskan bangunan yang kini sebagai tempat usaha, sebelumnya telah mangkrak bertahun-tahun tanpa aktivitas.

Ia pun melihat potensi, lalu menawarkan izin usaha kepada pelaku usaha agar memanfaatkan lokasi guna menghidupkan kembali Pasar Johar.

“Prinsipnya, Kementerian Perdagangan akan membantu Kota Semarang dengan syarat Pasar Johar harus hidup dan ramai,” ujarnya.

Ia juga menyebut syarat itu menjadi salah satu pertimbangan dalam mengizinkan pemanfaatan bangunan Pasar Johar.

Dalam hal ini Amoy mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan ketua Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar sebelum memberikan izin.

Keramaian Pasar

Meski sempat muncul kekhawatiran persaingan usaha, pedagang akhirnya menyambut baik karena usaha itu meningkatkan keramaian pasar.

“Kalau dari awal pedagang menolak, tentu tidak kami izinkan. Faktanya pedagang justru senang,” katanya.

Amoy juga menegaskan bahwa izin sudah sesuai ketentuan dan tidak melanggar aturan bangunan cagar budaya.

Dirinya memastikan sendiri tidak ada perubahan fungsi maupun bentuk bangunan dalam pemanfaatan gedung.

Namun pihaknya menyayangkan polemik yang berkembang dan adanya serangan yang mengarah ke individu para pedagang.

Menurutnya, kehadiran usaha itu merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan anak-anak muda.

Amoy juga menilai anak muda yang mendirikan usaha roti itu juga memiliki semangat tinggi dalam mengembangkan usaha kawasan Pasar Johar.

“Jangan menyerang pribadi. Lihat sisi positifnya, ini menjadi destinasi baru dari Kota Semarang,” terangnya.

Sebelumnya Amoy menegaskan pula belum ada kabar atau rencana pembongkaran pagar kawasan Pasar Johar.

Menurutnya, hanya menata akses dengan meratakan tangga agar ramah bagi lansia dan ibu hamil.

Dinas Perdagangan Kota Semarang juga menyiapkan konsep pengembangan Pasar Johar untuk meningkatkan aktivitas ekonomi.

Dinas juga menyebut rencana ini juga bagian upaya menghidupkan kembali “Pasar Maling” dan menghadirkan konsep “Johar Malam Hari”.

Konsep ini telah menyasar kepada peningkatan aktivitas ekonomi, utamanya lantai atas karena pasar yang masih sepi.

“Rencananya akan ada peluncuran pada 2 Mei mendatang,” tandasnya.

 

Tim Editor: Wahyu Hamijaya

 

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pemkab Tegal Lepas 1.472 Calon Jamaah Haji 2026, Bupati Ischak: Jaga Kesehatan dan Kekhusyukan Ibadah

15 April 2026 - 07:17 WIB

Operasi Senyap Resmob Polres Salatiga Ungkap Penimbunan Solar Subsidi di Kawasan Winong

14 April 2026 - 19:31 WIB

Paramitha Sebut Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Melainkan Penguatan Komitmen

13 April 2026 - 18:14 WIB

Polres Tegal Gerak Cepat Tangani Ledakan Bus di Tol Suradadi, Ternyata Ada Petasan

13 April 2026 - 09:42 WIB

The People’s Cafe Resmi Hadir di Semarang, ISMAYA Genjot Ekspansi dengan Promo Buka Gerai ke-63 di Paragon Mall

12 April 2026 - 22:19 WIB

The People’s Cafe buka di Semarang 2026

Pemkot Gelar Tasyakuran Hari Jadi ke-446 Kota Tegal

12 April 2026 - 08:13 WIB

Trending di Daerah