DEMAK, Kabarjateng.id – Polsek Karangawen, Polres Demak, menggencarkan pengecekan jalur rel kereta api di perlintasan tanpa palang di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengamanan arus mudik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026.
Kapolsek Karangawen AKP Mujiyono memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Satuan Tugas Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) Daop IV Semarang.
Tim menyisir jalur rel untuk memastikan kondisi prasarana tetap aman dan layak dilalui.
Fokus pada Titik Rawan Kecelakaan
Petugas memeriksa berbagai komponen penting, mulai dari pengait rel kereta api hingga bantalan, guna memastikan seluruh bagian tetap kuat dan tidak mengalami kerusakan.
Tim memusatkan perhatian pada perlintasan tanpa palang karena lokasi ini memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang tinggi.
“Tim memastikan tidak ada gangguan pada jalur rel, terutama di titik rawan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api,” jelas Mujiyono.
Selain melakukan pengecekan teknis, jajaran Polsek Karangawen juga menyalurkan bantuan beras kepada warga sekitar dan relawan sebagai bentuk kepedulian menjelang mudik Lebaran.
Pemeriksaan Rutin dan Menyeluruh
Kepala PPJ Daop IV Semarang Satker Karangawen, Andi Yuniar, menegaskan bahwa petugas melaksanakan pemeriksaan jalur rel secara rutin setiap bulan.
Dalam pelaksanaannya, petugas berjalan kaki menyusuri rel sejauh 8 hingga 12 kilometer untuk menjaga kondisi jalur tetap optimal.
Petugas memeriksa batu ballast, rel, hingga wesel, serta menjaga jalur tetap steril dari benda asing yang dapat mengganggu perjalanan kereta.
Tim juga memantau wilayah rawan bencana seperti banjir dan longsor.
“Jika tim menemukan kendala di lapangan, kami langsung berkoordinasi dengan stasiun terdekat dan KUPT Jalan Rel agar penanganan berjalan cepat,” ujar Andi.
Perawatan Intensif oleh KAI
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan perawatan jalur rel menjelang masa angkutan Lebaran.
Tim KAI melakukan perbaikan geometri jalur, mengganti bantalan dan rel yang aus, serta menata ballast untuk menjaga stabilitas struktur.
Selain itu, tim juga memeriksa konstruksi jembatan dan menormalkan drainase, khususnya di daerah rawan banjir.
KAI meningkatkan frekuensi patroli dengan menempatkan petugas siaga prasarana selama 24 jam serta menambah personel PPJ di titik-titik rawan.
“Langkah ini kami lakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran,” tegas Luqman. (liem)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.