Menu

Mode Gelap
 

Kabar Banyumas · 26 Feb 2026 07:11 WIB

Gotong Royong Bangun Jembatan, Warga Kalibagor Perkuat Akses Antarwilayah


					Gotong Royong Bangun Jembatan, Warga Kalibagor Perkuat Akses Antarwilayah Perbesar

BANYUMAS, Kabarjateng.id – Suara cangkul menghantam tanah berpadu dengan gemericik air sungai yang mengalir tenang di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor.

Di RT 01 RW 03, pagi yang cerah menjadi momentum kebersamaan saat harapan baru mulai tumbuh dari tepian sungai.

Prajurit Kodim 0701/Banyumas berdiri sejajar dengan perangkat desa dan warga, lalu memulai pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda.

Jembatan Jadi Urat Nadi Aktivitas 8.000 Jiwa

Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 1,2 meter dan tinggi sekitar empat meter itu memang terlihat sederhana.

Namun, 2.090 kepala keluarga atau sekitar 8.000 jiwa sangat menggantungkan akses pada bentangan tersebut.

Warga akan mengangkut hasil panen melalui jalur ini, anak-anak akan menyeberang untuk berangkat sekolah, dan masyarakat akan menjangkau Puskesmas maupun kantor pemerintahan dengan lebih cepat.

Jembatan ini juga akan menghubungkan kembali RW 01 dan RW 03 serta mempermudah akses warga desa sekitar, seperti Karangdadap dan Pekaja, menuju Kalibagor.

Tahap Awal Rampung, Struktur Utama Menunggu

Para prajurit bersama warga menyelesaikan pekerjaan tahap awal secara bertahap.

Mereka merampungkan pembersihan lahan dan perambuan di sisi selatan sungai hingga mencapai 100 persen.

Mereka juga menggali tanah di sisi selatan dan utara sungai serta menyiapkan area sebelah barat sebagai bagian dari fondasi awal.

Langkah-langkah tersebut menjadi dasar penting sebelum tim konstruksi mendirikan struktur utama jembatan.

Meski demikian, tim masih menghadapi tantangan pada pekerjaan struktur.

Mereka belum merealisasikan pembangunan pondasi footplat beton K-350, pondasi cyclop, blok kait angin, perakitan tower sling, cakar ayam (flootplate), serta pemasangan baseplate dan angkur.

Tim perencana telah menyusun agenda pengecoran pondasi konstruksi bawah, tetapi keterbatasan dukungan anggaran menghambat pelaksanaannya.

Dari target progres 25,92 persen, tim baru mencapai 23,95 persen, sehingga terdapat deviasi minus 1,97 persen.

Semangat Gotong Royong Tak Surut

Walau progres belum sepenuhnya sesuai rencana, semangat gotong royong tetap menyala di lapangan.

Prajurit, perangkat desa, dan masyarakat terus menjaga koordinasi dan kekompakan di tengah cuaca yang berubah-ubah.

Mereka memastikan seluruh proses berjalan aman dan terkendali tanpa hambatan berarti.

Simbol Harapan dan Masa Depan Desa

Bagi warga Kalibagor, jembatan ini bukan sekadar rangka baja dan beton.

Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi simbol kemudahan akses, efisiensi waktu, serta keselamatan saat menyeberangi sungai.

Melalui kerja bersama dan tekad kuat, warga Kalibagor merintis masa depan yang lebih baik dari tepian sungai mereka sendiri. (ajp)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Sambut May Day, Karyawan PT HAI dan Polres Pekalongan Gelar Donor Darah Bersama

29 April 2026 - 11:11 WIB

Tim Itwasum Polri Perkuat Pengawasan Internal di Polda Jateng

28 April 2026 - 22:38 WIB

Jateng Perkuat Candi Borobudur dan Prambanan sebagai Pusat Wisata Religi Dunia

28 April 2026 - 22:27 WIB

Jelang May Day 2026, Ahmad Luthfi Dorong Buruh Rayakan Secara Positif demi Jaga Investasi

28 April 2026 - 21:59 WIB

31 Buruh Boyolali Siap Berangkat ke Jakarta untuk May Day 2026, Polisi Siagakan Pengamanan

28 April 2026 - 21:33 WIB

Ironi Togel Putihan Dekat Polsek Subah Bebas Tak Tersentuh, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

28 April 2026 - 21:19 WIB

Trending di Kabar Batang