Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Tanah Bergerak di Jangli Semarang, Jalan Lingkungan Ambles dan Rumah Warga Terancam

badge-check


					Tanah Bergerak di Jangli Semarang, Jalan Lingkungan Ambles dan Rumah Warga Terancam Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Peristiwa tanah bergerak terjadi di kawasan Skip Saptamarga 3 RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kejadian tersebut menyebabkan jalan lingkungan ambles serta memicu retakan pada sejumlah bangunan rumah warga di sekitarnya.

Staf Markas PMI Kota Semarang, Ahmad Habib, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan awal melalui grup komunikasi internal relawan terkait adanya tanah bergerak di wilayah tersebut.

Setelah menerima informasi, tim segera melakukan pengecekan dan pendataan awal di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026 sekitar pukul 00.30 WIB.

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jangli tersebut selama beberapa hari sebelumnya diduga kuat menjadi pemicu utama terjadinya pergeseran tanah hingga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur lingkungan.

Hasil pendataan sementara menunjukkan sebanyak 15 kepala keluarga atau sekitar 58 jiwa terdampak langsung.

Beberapa rumah warga mengalami keretakan dinding dan berada dalam kondisi rawan, sehingga sebagian penghuni memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat dan tetangga yang lebih aman.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang terjadi pada rumah warga dan akses jalan lingkungan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp55,7 juta.

Warga berharap adanya penanganan cepat guna mencegah dampak yang lebih besar, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

PMI Kota Semarang telah melakukan asesmen awal sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan setempat terkait langkah penanganan lanjutan, termasuk pendampingan warga yang mengalami kendala administrasi.

Selain itu, posko pemantauan juga telah didirikan guna memonitor kondisi terkini di lokasi bencana.

Ketua RT 07 RW 01, Joko Sukartono, mengatakan sejumlah instansi telah turun langsung membantu warga, di antaranya relawan PMI, aparat kepolisian dan TNI, pihak ESDM, pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta BPBD Kota Semarang.

Bantuan logistik berupa sembako, terpal, dan matras untuk alas tidur telah disalurkan kepada warga terdampak.

Meski demikian, warga masih membutuhkan bantuan tambahan berupa tenda darurat untuk mengantisipasi hujan.

Mereka berharap Pemerintah Kota Semarang melalui dinas terkait dapat segera mengirimkan fasilitas tersebut agar warga memiliki tempat berteduh yang layak selama masa tanggap darurat berlangsung.

 

Editor: Mualim

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Danramil Serengan Tekankan Disiplin dan Kekompakan Satgas TMMD Demi Rampungkan Seluruh Sasaran

1 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Babinsa Nogosari Kawal Revitalisasi SMKN 1 Boyolali Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

1 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Lantik Pengurus PTMSI Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Kebangkitan Prestasi Tenis Meja

1 Agustus 2026 - 18:57 WIB

AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Pimpin Polres Kudus, Komitmen Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas

1 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Rutan Salatiga Fasilitasi Warga Binaan Tunjukkan Bakat Lewat Lomba Karaoke

1 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Bersih demi Tingkatkan Pelayanan

1 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Trending di Daerah