KARANGANYAR, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa, 10 Februari 2026, setelah proses pencarian panjang selama 24 hari.
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, turut hadir melayat ke rumah duka di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, pada Selasa malam.
Kehadirannya menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral dari pemerintah daerah kepada keluarga yang ditinggalkan.
Jenazah korban ditemukan di celah tebing dekat aliran sungai, tepatnya di area antara Bukit Mongkrang dan Bukit Mitis.
Penemuan tersebut merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan bersama relawan yang selama ini melakukan pencarian intensif di medan yang terjal dan menantang.
Sumarno mengungkapkan bahwa meskipun hasil pencarian tidak sesuai harapan, kepastian keberadaan korban diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi keluarga setelah menunggu dalam ketidakpastian.
Ia juga menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
Dalam kesempatan yang sama, ia memberikan apresiasi kepada seluruh personel SAR dan relawan dari berbagai unsur yang telah berjuang tanpa kenal lelah selama operasi pencarian berlangsung.
Dedikasi dan kerja sama lintas instansi dinilai menjadi faktor penting dalam upaya tersebut.
Lebih lanjut, Pemprov Jateng menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi terhadap sistem keselamatan pendaki Bukit Mongkrang yang berada dalam pengelolaan pemerintah provinsi.
Kawasan tersebut dikenal memiliki daya tarik tinggi bagi para pendaki, terutama pemula, namun tetap memiliki risiko yang memerlukan pengawasan ketat.
Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) telah dilakukan guna meningkatkan standar keselamatan, termasuk perbaikan jalur pendakian, pemasangan rambu dan petunjuk arah, serta penguatan pengawasan terhadap aktivitas pendakian.
Sebelumnya, Yazid dilaporkan hilang usai melakukan pendakian pada Minggu, 18 Januari 2026.
Operasi pencarian dimulai sehari setelahnya dan berlangsung selama beberapa tahap perpanjangan.
Bahkan, Sekda Jateng sempat ikut terlibat langsung dalam pencarian pada 27 hingga 28 Januari 2026.
Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.54 WIB oleh tim Wanadri yang sedang melakukan flying camp di kawasan tersebut.
Posisi korban berada di bawah area Mongkrang mengikuti aliran sungai.
Proses evakuasi dilakukan melalui jalur Beruk yang lebih landai karena akses menuju puncak cukup curam.
Sebanyak 50 personel SAR gabungan diterjunkan hingga jenazah berhasil dievakuasi ke RSUD Karanganyar.
Setelah proses penanganan selesai, jenazah dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 20.00 WIB untuk disalatkan dan dimakamkan pada malam yang sama. (ar)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.