JEPARA, Kabarjateng.id – Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan ramah anak. Salah satunya diwujudkan lewat Program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) atau dikenal dengan sebutan “Aladin” (Ajak Anak Tertib Lalu Lintas Usia Dini) yang digelar di halaman Mapolres Jepara, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan Polsanak tersebut diikuti ratusan siswa dari MI An Nur Suwawal Mlonggo dan SDN 11 Karanggondang Mlonggo, Kabupaten Jepara.
Para pelajar hadir bersama guru pendamping untuk mengikuti rangkaian pembelajaran interaktif mengenai peran kepolisian serta pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Setibanya di Mapolres, para siswa disambut hangat oleh personel kepolisian yang kemudian mengajak mereka mengenal berbagai tugas polisi secara langsung.
Anak-anak diperkenalkan pada fungsi polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk bagaimana petugas bertindak dalam situasi darurat maupun menjaga keamanan di tengah masyarakat.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Jepara, Ipda Hariyono, mewakili Kasat Lantas AKP Rahandy Gusti Pradana, menjelaskan bahwa edukasi diberikan dengan metode yang mudah dipahami anak-anak.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan dengan aman, serta pengenalan kendaraan dan perlengkapan dinas kepolisian yang digunakan dalam tugas sehari-hari.
Selain mendapatkan materi edukasi, para siswa juga diajak berkeliling melihat sejumlah ruang pelayanan publik di lingkungan Mapolres Jepara.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesan positif bahwa kantor polisi adalah tempat yang ramah, aman, dan terbuka bagi masyarakat, termasuk bagi anak-anak.
Program Polisi Sahabat Anak menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berlangsung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Melalui kegiatan ini, Polres Jepara berharap dapat menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan generasi muda.
Sepanjang kegiatan, suasana terlihat meriah. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat berkesempatan mencoba sarana edukasi serta melihat langsung kendaraan dinas kepolisian.
Pihak sekolah pun menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukatif tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi pembentukan karakter disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. (ks)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.