Menu

Mode Gelap
 

Headline · 27 Jun 2024 20:42 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 Jateng Disetujui, Kekayaan Daerah Naik Rp658,01 Miliar


					Sumber Foto: Jatengprov.go.id Perbesar

Sumber Foto: Jatengprov.go.id

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023 telah selesai. Persetujuan Raperda tersebut diberikan pada rapat paripurna DPRD Jawa Tengah masa persidangan ketiga tahun sidang 2023/2024, di Gedung Berlian Semarang, Kamis (27/6/2024).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama dan rekomendasi yang diberikan. Ini akan kami tindaklanjuti,” ujar Nana seusai menghadiri rapat paripurna.

Secara garis besar, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jateng Tahun Anggaran 2023 meliputi realisasi anggaran dan kekayaan daerah.

Realisasi anggaran terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp25,369 triliun, Belanja Daerah sebesar Rp25,800 triliun, Pembiayaan Netto Rp1,330 triliun, dan SiLPA Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp900,18 miliar.

Kekayaan Daerah tahun 2023 mencapai Rp40,934 triliun, naik Rp658,01 miliar dari tahun 2022 yang sebesar Rp40,276 triliun.

Rinciannya meliputi Aset Lancar Rp3,418 triliun, Investasi Jangka Panjang Rp7,761 triliun, Aset Tetap Rp26,589 triliun, Dana Cadangan Rp505,86 miliar, dan Aset Lainnya Rp2,659 triliun.

Nana menyatakan bahwa tuntasnya pembahasan ini akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri RI untuk dievaluasi dengan tenggat waktu 14 hari setelah diputuskan.

“Hasil evaluasi akan dipergunakan sebagai dasar penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah tersebut, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Sementara itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jateng, Sriyanto Saputro, mengatakan bahwa pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023 sudah berjalan baik dan optimal.

Beberapa catatan penting dan rekomendasi telah diberikan untuk perbaikan serta peningkatan pelaksanaan APBD tahun berikutnya.

“Secara keseluruhan sudah berjalan baik dan optimal. Beberapa catatannya terkait optimalisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan,” katanya. (lim)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Hadapi Arus Mudik 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan dan Posko Layanan di Jawa Bali

15 Maret 2026 - 15:12 WIB

Telkomsel mudik 2026, jaringan Telkomsel Lebaran, Telkomsel RAFI 2026, posko Telkomsel mudik, jaringan Telkomsel Jawa Bali, Telkomsel siaga Lebaran, BTS mobile Telkomsel, layanan Telkomsel Ramadan

Polda Jateng Ingatkan Pemudik Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol

15 Maret 2026 - 09:24 WIB

Trending di KABAR JATENG