JAKARTA, Kabarjateng.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan apresiasi dukungan penuh program Sekolah Rakyat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
PSI menilai ini sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
PSI juga memiliki pandangan bahwa Sekolah Rakyat sebagai terobosan kebijakan, menyentuh akar persoalan ketimpangan sosial dan pendidikan.
Hal itu sejalan dengan visi Presiden dalam membangun sumber daya manusia unggul sejak dini.
Melansir dari portal informasi resmi PSI yang memuat pernyataan apresiasi partai untuk Sekolah Rakyat dan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
PSI memandang Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan biasa, melainkan instrumen negara dalam memastikan keadilan sosial dan kesempatan setara bagi seluruh anak bangsa.
Pada saat yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga meresmikan 166 Sekolah Rakyat Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Langkah Presiden ini, menurut PSI sebagai wujud nyata komitmen Presiden menghadirkan negara untuk masyarakat kecil.
PSI pun melihat kehadiran Presiden dalam peresmian itu sebagai simbol keberpihakan Presiden kepada dunia pendidikan yang inklusif.
Tangga Mobilitas Vertikal
Ketua DPP PSI Bidang Pendidikan Nasional, Danik Eka Rahmaningtyas, menegaskan bahwa PSI mendukung sepenuhnya program Sekolah Rakyat Presiden Prabowo Subianto.
“Sekolah Rakyat menyasar simpul awal masalah, menyediakan pendidikan, lengkap dengan asrama. Ini tangga untuk mobilitas vertikal, lepas dari jerat kemiskinan. PSI mendukung sepenuhnya,” ujar Danik, Senin (12/1).
Menurut Danik, PSI memahami bahwa masih ada pandangan mempertanyakan urgensi Sekolah Rakyat karena sekolah formal pun ada yang sudah gratis.
Namun PSI menilai argumen itu tidak sepenuhnya melihat realitas lapangan.
“Masalahnya, anak kurang mampu tidak hanya kesulitan biaya, tapi bermasalah dalam soal gizi, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga. Sekolah Rakyat mengakui fakta penting: kesempatan yang sama tidak otomatis menghasilkan hasil yang sama,” lanjut Danik.
PSI menilai pendekatan komprehensif dalam Sekolah Rakyat merupakan langkah korektif negara terhadap ketimpangan struktural.
Presiden Prabowo Subianto, lanjut Danik melalui kebijakan ini, tidak hanya membuka pintu pendidikan secara formal, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang layak.
PSI turut menegaskan bahwa peran Presiden sangat krusial memastikan keberlanjutan program Sekolah Rakyat.
Di sisi lain, Sekolah Rakyat sendiri dirancang sebagai sekolah berasrama gratis untuk jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.
Seluruh biaya pendidikan, akomodasi, dan kebutuhan dasar siswa ditanggung negara.
PSI melihat kebijakan Presiden ini sebagai upaya memuliakan keluarga kurang mampu dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto akan menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029, dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa per sekolah.
PSI optimistis, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Sekolah Rakyat akan menjadi fondasi penting bagi masa depan pendidikan nasional yang lebih adil dan inklusif.
Editor: Wahyu Hamijaya







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.