Menu

Mode Gelap
 

Daerah

Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Pengurusan Pertanahan, Warga Jakarta Rasakan Manfaat Digitalisasi

badge-check


					Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Pengurusan Pertanahan, Warga Jakarta Rasakan Manfaat Digitalisasi Perbesar

JAKARTA, Kabarjateng.id – Transformasi layanan pertanahan kini semakin terasa dengan hadirnya aplikasi digital Sentuh Tanahku yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Inovasi ini mendapat respons positif dari masyarakat, termasuk Elsa (40), warga Jakarta Barat, yang mengaku sangat terbantu dalam proses pengurusan sertipikat tanah milik keluarganya.

Elsa menceritakan bahwa dirinya mendatangi Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat pada Jumat (26/12/2025) setelah menerima pemberitahuan melalui aplikasi bahwa sertipikat yang ia urus telah selesai dan siap untuk diambil.

Notifikasi tersebut menurutnya membuat proses administrasi terasa jauh lebih efisien.

“Sebelumnya saya mendapat pemberitahuan dari aplikasi bahwa sertipikat sudah selesai. Karena ada waktu luang saat libur, saya langsung datang untuk mengambilnya,” ujar Elsa saat ditemui usai pelayanan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya mulai mengenal aplikasi Sentuh Tanahku sekitar satu bulan yang lalu, setelah bertanya langsung mengenai alur pengurusan tanah di Kantah Jakarta Timur.

Sejak itu, ia rutin memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia, terutama antrean online dan pengecekan status berkas.

“Sekarang saya tidak perlu lagi datang hanya untuk menanyakan berkas. Semuanya bisa dicek dulu lewat aplikasi. Bahkan saya bantu keluarga mengurus sertipikat di beberapa wilayah seperti Jakarta dan Tangerang, tetap cukup satu aplikasi saja,” jelasnya.

Bagi Elsa, fitur pemantauan status dokumen menjadi yang paling memudahkan. Melalui aplikasi, masyarakat dapat melihat tahapan berkas secara real time, mulai dari proses verifikasi hingga koordinasi antar divisi.

Ia mengibaratkan sistem pelacakan berkas dalam aplikasi seperti layanan transportasi daring yang menampilkan perjalanan kendaraan dari titik awal hingga tujuan.

“Statusnya terlihat jelas, sekarang berkas di bagian apa, sedang diproses siapa, dan sudah sampai mana. Jadi kita tidak merasa bingung atau was-was. Jujur, cukup mengagumkan,” ucapnya.

Cerita Elsa menunjukkan bahwa digitalisasi layanan pertanahan bukan hanya sekadar inovasi teknologi, namun benar-benar memberi dampak langsung bagi publik.

Transparansi, percepatan layanan, serta akses informasi yang terbuka membuat masyarakat lebih mudah merencanakan waktu, menghindari antrean, dan menghemat biaya serta tenaga.

Dengan semakin banyak masyarakat memanfaatkan Sentuh Tanahku, harapannya layanan pertanahan ke depan menjadi semakin inklusif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Digitalisasi bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang terus berkembang demi meningkatkan kepastian hukum dan kenyamanan dalam pengurusan tanah di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Donor Darah Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Kumpulkan 40 Kantong Darah

15 Juni 2026 - 21:51 WIB

Ahmad Luthfi Kawal Investasi EV Rp15 Triliun, Kendal Bersiap Jadi Pusat Industri Masa Depan

15 Juni 2026 - 21:42 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Resmi Pimpin Pergantian Komandan Yonif 400/Banteng Raiders

15 Juni 2026 - 17:04 WIB

Uji Kebugaran ARFF Digelar, Bandara Ahmad Yani Pastikan Personel Siap Hadapi Situasi Darurat

15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Ratusan Warga Pati Padati Pengadilan Tipikor Semarang, Kawal Sidang Perdana Sudewo

15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wagub Jateng Jadi Contoh Awal Pendataan Door to Door

15 Juni 2026 - 15:43 WIB

Trending di KABAR JATENG