SEMARANG, Kabarjateng.id – Pelayanan pembuatan paspor bagi warga negara Indonesia maupun asing di Kantor Imigrasi Kelas I Semarang mengalami kendala akibat server pusat mengalami gangguan.
Kepala Kantor Imigrasi Kota Semarang, Guntur, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan teknis ini. Menurut Guntur, layanan paspor di Kantor Imigrasi mulai terganggu sejak Kamis (20/6), sehingga mempengaruhi pelayanan pembuatan paspor.
“Ini tidak hanya terjadi di Semarang saja, namun seluruh kantor imigrasi se-Indonesia juga terganggu karena pusat layanan data Kominfo sedang bermasalah,” kata Guntur saat ditemui wartawan di Kantor Imigrasi Semarang, Jalan Siliwangi 514 Semarang, Senin (24/6).
Guntur menjelaskan bahwa pembuatan paspor maupun layanan tempat lintasan di seluruh Indonesia masih belum bisa dilakukan sepenuhnya.
Namun, masyarakat yang ingin mengajukan pembuatan paspor tetap akan dilayani untuk tahap penerimaan berkas dan biometrik, seperti pengambilan foto dan sidik jari. Tahap pencetakan paspor belum bisa dilakukan karena server yang bermasalah.
Untuk Kota Semarang, Guntur menyebutkan bahwa sekitar 400 paspor mengalami kendala setiap harinya. Belum ada kepastian kapan layanan dapat normal kembali karena tergantung pada pemulihan server pusat.
Gangguan ini juga berdampak pada warga negara asing (WNA) yang tinggal di wilayah hukum Jawa Tengah. Layanan izin tinggal dan KITAS bagi WNA turut terkena imbas.
“Rata-rata ada 10 pengajuan permohonan izin tinggal setiap hari,” kata Guntur.
Guntur menghimbau para pemohon paspor untuk bersabar sambil menunggu server kembali pulih sehingga sistem bisa berjalan normal.
Purwito (65), warga Klipang Semarang, mengaku kecewa karena tidak bisa mengurus paspor.
“Saya berencana memperpanjang paspor, namun belum bisa dilakukan hari ini,” ujar Purwito, yang akrab disapa Mbah Pur. (Umar / Kabarjateng.id)






