Menu

Mode Gelap
 

Ekonomi & Bisnis · 6 Des 2025 20:26 WIB

Pemprov Jateng Apresiasi Inovasi Baznas Perkuat Ekonomi Umat Lewat Zmart, ZCoffee, dan BMM


					Pemprov Jateng Apresiasi Inovasi Baznas Perkuat Ekonomi Umat Lewat Zmart, ZCoffee, dan BMM Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inovasi pemberdayaan ekonomi umat yang diluncurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Program yang meliputi Zmart, ZCoffee, serta Baznas Microfinance Masjid (BMM) dinilai menjadi langkah strategis untuk menciptakan kemandirian para mustahik di wilayah Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi saat peresmian program di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang pada Sabtu, 6 Desember 2025, menyampaikan apresiasi atas hadirnya inovasi tersebut.

Menurutnya, upaya pemberdayaan ekonomi yang dilakukan BAZNAS sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan dan menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat.

“Program ini sangat relevan dengan arah kebijakan Pemprov Jateng. Pemberdayaan berbasis zakat dapat membantu mustahik memperoleh penghasilan berkelanjutan hingga akhirnya bertransformasi menjadi muzakki,” ujar Sumarno.

Ia menambahkan bahwa tren bisnis, seperti maraknya budaya menikmati kopi, membuka peluang besar bagi ZCoffee untuk berkembang sebagai jaringan usaha berbasis syariah.

Demikian pula dengan Zmart yang diharapkan mampu memperlihatkan kepada masyarakat bahwa sektor ritel dapat berjalan dengan prinsip keberlanjutan dan tidak hanya mengejar profit.

Sementara itu, kehadiran BMM dinilai memberikan alternatif pembiayaan yang aman, terjangkau, dan bebas riba.

“Model pendampingan dan pembiayaan yang dikembangkan BMM membuat jamaah masjid memiliki akses usaha yang lebih sehat. Ini menjadi solusi bagi masyarakat agar tidak terjerat praktik pinjaman ilegal maupun rentenir,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Noor Ahmad, menjelaskan bahwa Zmart, ZCoffee, dan BMM merupakan bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan berbasis ekonomi produktif.

Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor—mulai dari pemerintah, dunia usaha, masjid, hingga lembaga pendidikan—agar program pemberdayaan dapat berjalan optimal.

“Zakat adalah amanah dari umat untuk umat. Program-program ini kami rancang sebagai energi baru untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah, khususnya melalui skema usaha yang berkelanjutan,” kata Noor Ahmad.

Sejak diperkenalkan pada 2022, ZCoffee telah hadir di 12 provinsi dan 30 kabupaten/kota, memberdayakan 130 mustahik.

Di Jawa Tengah sendiri, terdapat 22 gerai ZCoffee yang salah satunya berada di kawasan strategis MAJT Semarang.

Program BAZNAS Microfinance Masjid juga menunjukkan perkembangan pesat. Saat ini BMM telah bermitra dengan 183 masjid, menyalurkan pembiayaan hingga Rp26,3 miliar, dan mendampingi 9.090 mustahik di seluruh Indonesia.

Di Kota Semarang, sebanyak 70 mustahik mendapatkan fasilitas pembiayaan qardhul hasan tanpa bunga, yang membantu masyarakat menghindari pinjaman yang tidak sehat.

Sementara itu, program Zmart ditargetkan hadir sebanyak 1.300 unit di Jawa Tengah melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dan 26 BAZNAS Kabupaten/Kota.

Dari jumlah tersebut, 780 unit didukung langsung oleh BAZNAS RI dengan total anggaran Rp6,24 miliar. Program ini juga berhasil melahirkan 459 muzaki baru dan mendorong tumbuhnya jaringan Saudagar Zmart yang naik kelas. (di)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Demak Musnahkan 3.832 Botol Miras, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

12 Maret 2026 - 14:51 WIB

Polres Kendal Salurkan 2,62 Ton Zakat Fitrah kepada Warga dan Yayasan Sosial

12 Maret 2026 - 14:33 WIB

TMMD Salatiga Rampung, Jalan dan Talud Gunung Sari Perkuat Akses Warga

12 Maret 2026 - 12:39 WIB

Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial, Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat

12 Maret 2026 - 12:21 WIB

Jawa Tengah Jadi Provinsi Pertama Gelar Asistensi Penyusunan LKPJ 2025

12 Maret 2026 - 12:05 WIB

Tragedi Tongtek di Kayen Pati Berujung Maut, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan

12 Maret 2026 - 11:49 WIB

Trending di Hukum & Kriminal