Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Semarang Lakukan Resik-Resik Kali

badge-check


					Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Semarang Lakukan Resik-Resik Kali Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Menjelang puncak musim hujan, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kembali menggencarkan kegiatan pembersihan sungai atau resik-resik kali.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air di sejumlah titik tetap lancar dan meminimalkan risiko banjir maupun genangan.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menyampaikan bahwa pembersihan dilakukan secara bertahap di beberapa jalur sungai yang dinilai rawan mengalami hambatan aliran air.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pemerintah kota dalam menjaga kebersihan sungai sekaligus sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

Dalam pelaksanaannya, petugas membersihkan ranting-ranting, sampah, serta material yang berpotensi menghambat aliran sungai.

Selain itu, pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar tidak mendirikan bangunan permanen maupun menyimpan barang di area tersebut.

“Kami melakukan pembersihan di sepanjang Kali Semarang dan memastikan jalur aliran tetap terbuka. Rumah-rumah yang berada terlalu dekat dengan tepi sungai juga kami beri peringatan karena dapat menghambat akses, terutama saat keadaan darurat seperti kebakaran,” ujar Suwarto.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan terus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya menjaga bantaran sungai.

Hal ini agar jalur evakuasi dan akses petugas tidak terhambat ketika terjadi bencana atau kejadian lain yang membutuhkan penanganan cepat.

Pembersihan Kali Semarang dilakukan mulai dari kawasan Gajahmada hingga Petudungan.

Sekitar 200 personel diterjunkan dari berbagai unsur, seperti Koramil, kecamatan, kelurahan, DPU, dan LKPM. Untuk membersihkan ranting-ranting pohon yang menjulang tinggi, petugas memanfaatkan alat sky lift.

Namun, pekerjaan pada dasar sungai tetap dilakukan secara manual mengingat alat berat tidak memungkinkan masuk ke jalur sungai.

Setelah kegiatan ini, DPU Kota Semarang juga akan melanjutkan pembersihan di Kali Banger.

Selain untuk menjaga kebersihan sungai, lokasi tersebut akan digunakan untuk Festival Kali Banger pada Minggu mendatang.

Penumpukan enceng gondok yang cukup banyak di kawasan itu juga menjadi alasan prioritas pembersihan.

Di samping pembersihan sungai, Suwarto menyebut bahwa pemerintah kota turut melakukan pengerukan sedimen di sejumlah gorong-gorong dan saluran drainase.

Beberapa lokasi yang menjadi fokus adalah area rawan genangan seperti Simpang Lima dan Gajahmada.

Upaya ini dilakukan agar air tidak mudah tersumbat dan dapat mengalir optimal saat hujan deras.

Mengakhiri keterangannya, Suwarto berharap kegiatan resik-resik kali yang dilakukan rutin dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan dan turut serta merawat lingkungan,” tutupnya. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Danramil Serengan Tekankan Disiplin dan Kekompakan Satgas TMMD Demi Rampungkan Seluruh Sasaran

1 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Babinsa Nogosari Kawal Revitalisasi SMKN 1 Boyolali Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

1 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Lantik Pengurus PTMSI Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Kebangkitan Prestasi Tenis Meja

1 Agustus 2026 - 18:57 WIB

AKBP Wahyu Sulistyo Resmi Pimpin Polres Kudus, Komitmen Perkuat Pelayanan dan Kamtibmas

1 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Rutan Salatiga Fasilitasi Warga Binaan Tunjukkan Bakat Lewat Lomba Karaoke

1 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Rutan Salatiga Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Bersih demi Tingkatkan Pelayanan

1 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Trending di Daerah