BREBES, Kabarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Brebes terus memperkuat upaya peningkatan pemahaman kependudukan bagi generasi muda.
Langkah tersebut ditandai dengan pengukuhan SMK Negeri 1 Tonjong sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) oleh Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, SE., MM., pada Kamis (27/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Paramitha menyampaikan bahwa kehadiran SSK berfungsi sebagai sarana penguatan literasi kependudukan di lingkungan sekolah.
Materi yang dikenalkan tidak hanya terkait kesehatan reproduksi remaja, tetapi juga pembinaan keluarga, perencanaan masa depan, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan bonus demografi.
“SSK bukan hanya sekadar penetapan status. Ini adalah gerakan bersama untuk membangun kesadaran peserta didik terhadap isu-isu kependudukan yang berpengaruh besar terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dunia pendidikan memegang peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Karena itu, pemahaman mengenai keluarga berkualitas, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan perlu ditanamkan sejak dini agar siswa dapat mengambil keputusan hidup secara bijaksana.
Penetapan SMKN 1 Tonjong sebagai SSK, lanjut Paramitha, merupakan bentuk kepercayaan pemerintah bahwa sekolah tersebut mampu menjadi contoh penerapan pendidikan kependudukan di Kecamatan Tonjong dan wilayah Brebes secara luas.
Ia berharap program ini tidak hanya menghasilkan peningkatan pengetahuan, tetapi juga membentuk perilaku yang mendukung terwujudnya penduduk tumbuh seimbang dan kualitas SDM yang lebih baik.
Bupati juga mengajak para guru untuk terus kreatif dalam memasukkan isu-isu kependudukan ke dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat memahami konteksnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dari sisi teknis, Kepala DP3KB Brebes, Ahmad Ma’mun, menjelaskan bahwa program SSK memberi ruang bagi sekolah untuk menerapkan materi kependudukan secara lebih terstruktur dan terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, Plt Kepala SMK Negeri 1 Tonjong, Wigit Marseto Adji, menyampaikan kesiapan sekolah dalam mendukung penuh implementasi SSK. Menurutnya, pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperluas edukasi kependudukan bagi siswa dan warga sekolah.
“Dengan status baru ini, SMKN 1 Tonjong menjadi bagian dari jaringan sekolah yang aktif dalam memperkuat pendidikan kependudukan di Kabupaten Brebes,” ujarnya.
Acara pengukuhan turut dihadiri Kepala Cabdin Wilayah XI, Indri Astuti, SIP., MH.; Sekretaris Dinas Pendidikan, Fajar Adi Widiarso; serta Kabag Kesra Setda Brebes. (wb)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.