SEMARANG, Kabarjateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, memimpin upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Semarang pada Senin, 17 November 2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Taj Yasin—yang akrab disapa Gus Yasin—menyampaikan bahwa percepatan perkembangan teknologi menuntut Korpri untuk beradaptasi lebih cepat.
Menurutnya, era digital menjadikan masyarakat semakin mudah memantau dan menilai kinerja pemerintah melalui berbagai platform, baik media massa maupun media sosial. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi para aparatur sipil negara.
“Digitalisasi membuat pelayanan publik semakin transparan. Masyarakat, terutama generasi muda, kini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kinerja pemerintah. Karena itu, anggota Korpri harus mampu berkontribusi secara maksimal dalam membangun bangsa dengan tetap menjaga integritas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Yasin menjelaskan bahwa ziarah ke TMP menjadi pengingat penting mengenai jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
Ia menegaskan bahwa semangat pengabdian yang diwariskan para pendiri bangsa harus diteruskan oleh ASN dalam bentuk pelayanan publik yang profesional, cepat, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Momen ziarah ini bukan hanya seremoni, tetapi refleksi untuk memperkuat komitmen dalam bekerja dan menjalin sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menuturkan bahwa pemerintah provinsi terus meningkatkan kemampuan ASN melalui berbagai pelatihan berbasis teknologi.
Upaya ini, katanya, merupakan langkah nyata untuk memastikan Korpri siap menghadapi transformasi digital yang terus berkembang.
Sumarno juga mengingatkan bahwa ASN harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam etika, perilaku, maupun cara berkomunikasi.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya literasi digital agar anggota Korpri tidak tertinggal dalam memanfaatkan teknologi informasi.
“Dalam menghadapi perubahan, ASN harus terus belajar dan terbuka terhadap inovasi. Pemahaman teknologi informasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan,” pungkasnya. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.